Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN
Rumah Putih di Jati Makmur Tebo Jambi Kosong, Jejak Masa Kecil Dwi Hartono Kini Jadi Sorotan
Selama ini Dwi Hartono dikenal luas di kampung halamannya sebagai sosok yang kerap tampil di ruang-ruang publik
Editor:
Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Nama Dwi Hartono, pengusaha asal Tebo, Jambi, kini menjadi buah bibir usai diduga sebagai otak pembunuhan Kepala Cabang BRI Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Mohamad Ilham Pradipta.
Penangkapan Dwi bersama dua orang lainnya di Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/8/2025) menambah panjang daftar kasus kriminal yang melibatkan figur publik.
Padahal, selama ini Dwi dikenal luas di kampung halamannya sebagai sosok yang kerap tampil di ruang-ruang publik.
Ia beberapa kali menjadi pembicara seminar motivasi bisnis, membagikan beasiswa, dan dikenal sebagai pengusaha yang dekat dengan dunia pendidikan.
Namun kini, citra itu runtuh.
Baca juga: 15 Pelaku Dibekuk Polisi di Kasus Tewasnya Kacab Bank BUMN, Apa Motif Dwi Hartono Habisi Korban?
Nama Dwi justru dikaitkan dengan aksi penculikan dan pembunuhan yang menggemparkan publik.
Sementara rumah orangtua Dwi Hartono terpantau kosong sejak dua hari lalu.
Tidak ada penghuni saat Reporter Tribun Jambi menyambangi ke sana pada Selasa (26/8/2025) siang.
Diketahui semasa kecil, Dwi Hartono tinggal Jalan Sapat, RT 22, Dusun Jati Makmur, Desa Mekar Kencana, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo.
Rumah masa kecil pengusaha Tebo Dwi Hartono itu tingkat dua bercat warna putih.
Rumah bercat warna putih itu digembok.

Tidak terlihat ada penghunnya, tampak lampu depan juga tak menyala.
Kemungkinan, orang tua Dwi Hartono menyusul ke Jakarta menemui anaknya yang sedang ditahan di Polda Metro Jaya.
Kepala Dusun Jati Makmur, Rahmat Widodo, mengatakan sejak beberapa hari lalu rumah tersebut tampak kosong.
"Rumahnya kosong, tapi saya belum tahu keberadaannya," ujarnya kepada Tribun Jambi.
Dia menuturkan beberapa hari terakhir rumah tersebut tampak kosong tak ada penghuninya.
Diketahui Dwi Hartono bersekolah di SD Negeri 177/VIII Jalan Meranti Desa Tirta Kencana, SMP Negeri 13 Jalan Kolim, Desa Tirta Kencan dan SMA-Perguruan Tinggi di Pulau Jawa.
Hartono, teman sekolah SMP menceritakan sosok Dwi Hartono sebagai sosok yang dermawan.
"Saya temannya, namun saya kakak kelas dia, dan tahu sedikit sosoknya," ujarnya saat ditemui Reporter Tribun Jambi, Selasa (26/8/2025).
Dia tak menyangka dapat kabar soal Dwi.
Pasalnya, Dwi Hartono dikenal sebagai orang baik sejak kecil, tak pernah berkelakuan macam-macam.
"Orangnya baik, dermawan. Kalau ada acara suka memberi," ujarnya.
Baca juga: Hotman Paris Mengaku Tak Kenal dengan Dwi Hartono, Terduga Otak Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN
Selain itu, Dwi Hartono kerap mendatangkan artis ibu kota ke Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, untuk menghibur masyarakat.
Kata dia, pengusaha yang punya nama sapaan Mas Dwi itu menghibahkan mobilnya untuk dijadikan ambulans warga Desa Mekar Kencana, Kecamatan Rimbo Bujang.
"Iya ada dia menghibahkan ambulans, dulu masih satu dengan Desa Tirta Kencana. Sekarang sudah mekar, Desa Mekar Kencana, jadi ambulansnya sudah diserahkan oleh pihak Desa Tirta Kencana ke sini, karena mereka ada ambulans baru," ujarnya.
Menurutnya, Dwi Hartono beraktivitas di Jakarta, sedangkan rumahnya di Bogor.
Sementara rumah orangtuanya di Jalan Sapat, Desa Mekar Kencana, Kecamatan Rimbo Bujang.
"Iya sejak SMA hingga sekarang dia merantau," imbuhnya. (Tribun Jambi/Sopianto)
Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Sahabat Pengusaha Dwi Hartono Paparkan Hal Tak Diketahui Orang Soal Ambulans Desa di Tebo dan Rumah Masa Kecil Dwi Hartono di Rimbo Bujang Jambi Kosong Sejak Dua Hari Terakhi
Sumber: Tribun Jambi
Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN
Pesan Terakhir Kacab Bank BUMN Sebelum Diculik: Jejak Digital yang Bisa Bongkar Motif Pembunuhan |
---|
Kekecewaan Warga Tebo kepada Dwi Hartono, Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN |
---|
UGM Nonaktifkan Status Mahasiswa Dwi Hartono, Tersangka Otak Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN |
---|
Dwi Hartono Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN Ternyata Pernah Nyaris Maju di Pilkada Pemalang |
---|
Aktor Intelektual Kasus Pembunuhan Kacab Bank BUMN Ternyata Kerap Gunakan Rambut Palsu |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.