Senin, 1 September 2025

370 Ribu Kecelakaan Kerja Jadi Alarm, SPSL Bergerak Cegah Zero Accident di Tanjung Priok-Perak

BPJS Ketenagakerjaan mencatat ada sebanyak 370 ribu kasus kecelakaan kerja sepanjang 2023.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Hasanudin Aco
/
KESEHATAN JADI PRIORITAS - Ilustrasi penumpang turun dari kapal yang merapat di Pelabuan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kesehatan 250 buruh bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak kini jadi prioritas.  

Tanpa mereka, arus barang terganggu, rantai pasok terhambat, dan ekonomi bisa melambat. Menjaga kesehatan mereka berarti menjaga stabilitas logistik Indonesia.

Pemeriksaan menyeluruh dari riwayat medis, tes fisik, penglihatan, rontgen dada, hingga laboratorium membantu mendeteksi penyakit yang bisa mengganggu keselamatan kerja. Buruh yang sehat lebih produktif dan lebih aman dalam bekerja.

Langkah SPSL ini menunjukkan bahwa buruh tidak dipandang sebagai angka produksi, tapi sebagai manusia yang layak mendapat perlindungan. Ini membangun kepercayaan dan loyalitas, serta memperkuat hubungan antara perusahaan dan pekerja.

Pemeriksaan ini adalah bagian dari komitmen SPSL untuk mewujudkan Pelindo Zero Accident Port. Visi ini hanya bisa tercapai jika buruh dilibatkan secara aktif dalam program kesehatan dan keselamatan kerja.

“TKBM merupakan salah satu garda terdepan operasional pelabuhan, termasuk bidang logistik, yang berperan penting dalam mendukung Pelindo Group menjalankan tugas sebagai pengelola layanan kepelabuhanan. Ini bentuk apresiasi bagi para TKBM, yang setiap hari berkontribusi dalam kelancaran logistik nasional,” ujar Senior Vice President Sekretariat Perusahaan SPSL, Dewi Fitriyani.

Dia menambahkan, SPSL berkepentingan memastikan para TKBM tetap sehat dan mampu bekerja secara aman. 

Pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) SPSL di bidang kesehatan dan keselamatan kerja. 

Hal ini juga sejalan dengan Asta Cita bidang SDM, yakni penguatan pembangunan SDM melalui peningkatan kesehatan dan keselamatan kerja. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan PT Multi Terminal Indonesia (MTI).

Cecep Anwar, buruh TKBM Tanjung Priok, menilai pemeriksaan ini memberi manfaat nyata. “Kami bersyukur atas dukungannya, semoga program seperti ini terus berlanjut,” katanya. 

Hal senada disampaikan Muhammad Nur Hasan, buruh TKBM Tanjung Perak. Menurut Dewi, perhatian terhadap kesehatan buruh akan berdampak langsung pada kelancaran operasional pelabuhan. 

“Melalui langkah-langkah sederhana seperti pemeriksaan kesehatan, edukasi, dan pemberian fasilitas kesehatan, SPSL menegaskan komitmen untuk mendukung operasional pelabuhan dan logistik yang aman, sekaligus sebagai upaya mewujudkan Pelindo Zero Accident Port,” ujarnya.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan