Demonstrasi di Berbagai Wilayah RI
Kondisi Demo di Daerah: Mobil di Kantor Gubernur Jateng Dirusak, Kantor DPRD Makassar Dibakar
Aksi demo yang terjadi di Semarang dan Makassar kian memanas, hingga massa membakar kendaraan dan mobil dinas pemerintah.
Penulis:
David AdiAdi
Editor:
Endra Kurniawan
TRIBUNNEWS.COM – Aksi unjuk rasa di sejumlah wilayah di Indonesia semakin memanas hingga Jumat (29/8/2025) malam.
Berdasarkan pantauan TribunJateng, para demonstran justru menunjukkan sikap anarki dengan merasuk-masuk ke area Gubernur Jawa Tengah lewat jalur belakang persisnya di sebelah timur Taman Indonesia kaya.
Taman Indonesia Kaya sendiri berlokasi di Jalan Menteri Supeno No.11 A, Mugassari, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Massa memilih untuk merasuk lewat jalur belakang atau pintu belakang kemudian membakar 3 mobil dan sebuah kantin yang berada di kawasan tersebut.
Saat ini, petugas keamanan di Kantor Gubernur Jateng sedang berupaya memadamkan api.
Tapi mereka tidak bisa berbuat banyak karena api berkobar cukup besar
Baca juga: Ahok Buka Suara soal Brimob Lindas Driver Ojol, Berawal dari DPR Tak Mau Dengar Aspirasi Rakyat
Demo di Makassar
Sementara itu, aksi unjuk rasa juga berlangsung secara anarkis di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Berdasarkan pantauan Tribun-Timur, massa membakar kendaraan roda dua dan roda empat yang terparkir di halaman Gedung DPRD.
Alarm mobil tak berhenti bersahutan, beberapa kendaraan bahkan hangus terbakar, sisa rangkanya.
Api bahkan sudah melalap sayap kanan Gedung wakil rakyat tersebut.
Hingga kini belum ada armada dinas pemadam kebakaran yang turun.
Belum diketahui apakah masih ada anggota dewan, pejabat Pemkot hingga staf dalam ruangan tersebut.
Sebelumnya diberitakan, Demonstran merangsek masuk ke Gedung DPRD Makassar saat Rapat Paripurna berlangsung, Jumat (21/8/2025) malam.
Diketahui, DPRD bersama Pemerintah Kota Makassar melangsungkan Rapat Paripurna Pembahasan APBD Perubahan 2025.
Agenda ini berlangsung sekira pukul 20.30 WITA, dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.