Kamis, 14 Mei 2026

Penjelasan BMKG soal Fenomena Panas Ekstrem di Indonesia: Pola Cuaca Tak Menentu

BMKG ungkap penyebab panas ekstrem Oktober 2025: langit tanpa awan dan posisi matahari dekat selatan bikin suhu capai 36°C.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
Dok. Pemprov Kepulauan Riau
CUACA PANAS EKSTREM - BMKG memperkirakan cuaca panas ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia akan terjadi hingga akhir Oktober atau awal November seiring masuknya musim hujan. Berikut tips menjaga kesehatan kulit saat cuaca panas ekstrem. 

Ringkasan Berita:BMKG jelaskan panas ekstrem akibat minim awan dan pergeseran semu matahari ke selatan.
 
Suhu mencapai 36°C di Jawa Timur dan Nusa Tenggara, warganet keluhkan “seperti ada 10 matahari”.
 
BMKG prediksi cuaca panas mereda akhir Oktober, imbau warga tetap waspada dehidrasi dan cuaca tak menentu.

TRIBUNNEWS.COM - Fenomena panas ekstrem di Indonesia pada Oktober 2025 disebabkan oleh minimnya tutupan awan dan pergeseran semu matahari ke selatan, yang meningkatkan radiasi matahari langsung ke permukaan.

Fenomena panas ekstrem adalah kondisi suhu udara yang jauh lebih tinggi dari normal dan berlangsung selama beberapa hari berturut-turut.

Di Indonesia, suhu tercatat mencapai 36°C di beberapa wilayah seperti Jawa Timur dan Nusa Tenggara

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi ini akan mereda akhir Oktober hingga awal November.

Berdasarkan keterangan resmi dari BMKG dan laporan media, berikut adalah faktor-faktor utama yang memicu cuaca panas ekstrem di Indonesia.

Langit yang cerah tanpa awan menyebabkan sinar matahari menembus langsung ke permukaan bumi, membuat suhu terasa lebih menyengat.

Matahari berada di posisi lebih dekat ke wilayah selatan Indonesia, meningkatkan intensitas radiasi matahari, terutama di wilayah daratan seperti Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara.

Oktober merupakan masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan. 

Pola cuaca menjadi tidak menentu: siang sangat panas, sore hujan deras, malam tetap hangat.

Banyak warga menerima notifikasi “Excessive Heat” di ponsel melalui fitur cuaca Google, dengan label Severe Weather Alert warna merah.

Warganet di media sosial X mengeluhkan panas ekstrem sejak pagi hingga malam, bahkan menyebutnya seperti “ada 10 matahari”.

Pengguna akun X @tany******, pada Senin (13/10/2025), menulis keluhan soal cuaca panas yang ia rasakan sejak pagi hari.

“GUYS KALIAN MERASA GK, HARI INI PANAS BGT, JAM 6 KELUAR MOTORAN KAGET BGT KYK UDAH JAM 9??! SAMPE SILAU KARENA BERHADAPAN DGN MATAHARI. Ini buminya berputar kecepetan atau jam sender yg terlambat ya,” tulisnya.

Keluhan serupa disampaikan pengguna lain, akun @Ziol*****, yang merasa cuaca semakin terik di siang hari.

“Bener banget, ini kemarin di Bekasi jam 10-an udah secerah ini. Panasnya edannnnn, berasa ada 10 matahari,” tulisnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved