Sosok Kepsek SMAN 1 Cimarga Dinonaktifkan Usai Viral Tampar Siswa, Guru Sebut Sering Marah
Dini Fitria, Kepsek SMAN 1 Cimarga, dinonaktifkan usai viral tampar siswa. Guru ungkap sifat temperamental dan aksi mogok siswa.
TRIBUNNEWS.COM - Kepala SMAN 1 Cimarga, Dini Fitria, dinonaktifkan oleh Pemerintah Provinsi Banten setelah viral diduga menampar siswa yang ketahuan merokok.
Insiden ini memicu aksi mogok sekolah oleh ratusan siswa dan laporan resmi ke kepolisian oleh keluarga korban.
Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 10 Oktober 2025. Viral dan ditindaklanjuti pada 13–15 Oktober 2025. Korban adalah seorang sista kelas XII berinisial ILP (17).
Pasca kejadian, sebanyak 630 siswa melakukan aksi mogok belajar selama dua hari sebagai bentuk protes. Pemprov Banten menonaktifkan Dini Fitria untuk meredam situasi dan memulai proses sanksi internal.
Keluarga korban melaporkan kasus ini ke Polres Lebak. Polisi tengah menyelidiki dugaan kekerasan fisik. Beberapa guru menyebut Dini Fitria memiliki karakter temperamental dan sering marah, baik kepada siswa maupun dewan guru.
Gubernur Banten Andra Soni memberikan sanksi tegas sebagai bentuk komitmen terhadap dunia pendidikan.
Seorang Guru membongkar tabiat Dini Fitria, Kepala Sekolah Kepsek SMAN 1 Cimarga yang viral menampar siswa karena meroko di lingkungan sekolah.
Bukannya mendapat dukungan dari guru, justru Kepsek SMAN 1 Cimarga mendapat cibiran.
Sang guru yang tak ingin diungkap identitasnya membongkar sifat asli Dini Fitria.
Dia menyebut kepsek di sekolahnya itu mempunyai sikap yang yang sering marah.
Guru itu juga menilai emosi Kepsek tidak hanya kepada para siswa, melainkan juga kepada dewan guru-guru.
"Memang kita akui, karakter Kepsek itu agak sering marah, emosinya sering meluap-luap," ujar guru SMAN 1 Cimarga dikutip dari TribunBanten.com, Selasa (14/10/2025).
"Ke anak sama dewan guru emosinya suka meluap kepada anak-anak atau pun dewan guru," katanya.
"Jadi mungkin itu sudah karakternya. Jangankan anak-anak, kita juga kaget dengernya," sambungnya.
Menurutnya, kejadian mogok sekolah buntut kejadian pada Jumat 10 Oktober 2025.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kepsek-SMAN-1-Cimarga-diduga-tampar-siswa.jpg)