Jumat, 10 April 2026

Profil dan Sosok

Sosok Pelajar SMK Tewas Tergencet Ekskavator di Sukoharjo, Warga Dengar Teriakan Minta Tolong

Pelajar SMK asal Klaten tewas tergencet ekskavator saat PKL di Sukoharjo. Alat berat bergerak maju di truk yang berhenti di jalan menurun.

|
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Endra Kurniawan
TribunSolo.com/Anang Maruf
KECELAKAAN DI SUKOHARJO - Potrait mobil towing bernomor polisi T 9061 TC dan alat berat maut. Seorang pelajar tewas tergencet kendaraan tersebut di Sukoharjo. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pelajar SMK asal Klaten tewas tergencet ekskavator saat menjalani PKL di Sukoharjo.
  • Korban berdiri di atas bak truk untuk mengawasi proses pengangkutan dan sempat mengalami luka parah di bagian dada.
  • Warga Desa Karanganyar, Kecamatan Weru, Sukoharjo mendengar teriakan minta tolong dan mengevakuasi korban.

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pelajar SMK berinisial MBF (18) tewas tergencet ekskavator saat berada di Desa Karanganyar, Kecamatan Weru, Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa (14/10/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.

Ekskavator berfungsi sebagai alat berat yang kerap digunakan untuk menunjang pekerjaan di bidang konstruksi, pertambangan, dan penggalian tanah.

Saat kejadian, MBF berada di atas bak truk bernomor polisi T 9061 TC yang sedang mengangkut ekskavator.

MBF berdiri di antara kepala truk dan ekskavator yang hendak dipindahkan ke lokasi proyek lain.

Diduga ekskavator tidak dikunci dengan baik sehingga bergerak maju di jalan turunan.

Korban sempat dibawa ke RSI Cawas dalam kondisi luka parah di bagian dada dan pundak, namun nyawanya tak tertolong.

Korban merupakan siswa SMK di Cawas, Klaten yang sedang menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL).

PKL umumnya dilaksanakan di kelas XI atau XII dengan tujuan mengasah keterampilan praktis sesuai jurusan yang diambil siswa.

Jalan Umum Weru–Watukelir yang menjadi lokasi kecelakaan berjarak 33 kilometer dari pusat kota Solo.

Kanit Gakkum Polres Sukoharjo, Iptu Ardian Herlinanda, menerangkan truk yang mengangkut ekskavator melewati jalanan menanjak serta menurun.

“Saat kendaraan menurun, ekskavator yang diangkut bergerak maju ke depan karena diduga tali pengikatnya kendor,” paparnya, dikutip dari TribunSolo.com.

Baca juga: Kecelakaan di KM 158 Tol Casumdawu, Mobil Mahasiswa Terbelah dan Terbakar Usai Tabrak Besi Pembatas

Korban tergencet kepala truk saat ekskavator bergeser ke depan.

“Korban terjepit di bagian dada dan mengalami luka berat. Operator ekskavator kemudian menyalakan mesin alat berat untuk memundurkannya agar korban bisa dilepaskan,” lanjutnya.

MBF berada di atas bak truk untuk mengawasi proses pengangkutan alat berat sebagai bagian dari tugasnya selama PKL.

Kesaksian Warga

Salah satu warga, Sumardi (44), mengaku mendengar teriakan korban dan melihat truk berhenti di tengah jalan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved