Sabtu, 16 Mei 2026

Hasil Autopsi Jenazah Wanita yang Tewas di Hotel di Palembang: Kehabisan Napas, Hamil 1-2 Bulan

Inilah hasil autopsi jasad perempuan yang ditemukan tewas di kamar hotel di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Kematian disebabkan kehabisan napas

Tayang:
TRIBUNSUMSEL.COM/ANDYKA WIJAYA
EKSHUMASI - Tim gabungan Satresekim Polrestabes Palembang, Labfor Polda Sumsel, dan Inafis Polrestabes Palembang dibantu tukang gali kubur, mengangkat kotak jenazah korban tewas Anti Puspita Sari (22), dilakukan di TPU Talang Petai Kelurahan Plaju Darat Kecamatan Plaju Palembang, Selasa (14/10/2025), pagi. Pembongkaran makam untuk dilakukan Ex Humasi (otopsi), dipimpin Kasat Reskrim AKBP Andrie Setiawan dan Wakasat Reskrim Kompol Iwan Gunawan. 

Ringkasan Berita:
  • Polisi lakukan ekshumasi jenazah wanita muda yang tewas di kamar hotel di Kota Palembang
  • Dari hasil pemeriksaan, korban tewas diduga karena kehabisan oksigen
  • Pemeriksaan juga menunjukkan korban tewas dalam kondisi hamil 1-2 bulan

TRIBUNNEWS.COM - Anti Puspita Sari alias AP (22) ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di Jl Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Lawang kidul, Kecamatan Ilir Timur II, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (11/10/2025).

AP ditemukan tewas dalam kondisi setengah telanjang dengan tangan terikat dan mulut tersumpal.

Jasad AP pun telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Talang Petai, Palembang pada Minggu (12/10/2025).

Namun, pihak kepolisian kini melakukan pembongkaran makam atau ekshumasi, Selasa (14/10/2025).

Ekshumasi merupakan penggalian jenazah yang telah dikubur untuk keperluan medis atau hukum.

Biasanya, ekshumasi dilakukan oleh pihak kepolisian dan dokter forensik.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Andrie Setiawan menuturkan, dari hasil pemeriksaan jenazah korban, AP diduga meninggal dunia karena kekurangan oksigen.

Mengutip TribunSumsel.com, ia juga menuturkan bahwa ada bekas pukulan benda tumpul di leher korban.

"Korban meninggal dunia akibat lemas kurang oksigen, jadi lemas dan meninggal dunia, akibat sumbatan jalan napas atas, dan juga ada pukulan benda tumpul di bagian leher korban," bebernya.

Hasil dari ekshumasi ini, lanjut Andrie akan digunakan untuk proses penyelidikan.

"Hasil ekshhumasi ini bakal dijadikan bahan proses penyelidikan dan fakta-fakta," tambahnya.

Baca juga: Penyebab Tewasnya Wanita Hamil di Hotel Palembang, Ekshumasi Makam Berlangsung 3 Jam

Andrie menjelaskan, jasad korban ditemukan 1x24 jam setelah korban dibunuh.

Ia juga menuturkan, korban tewas dalam kondisi hamil trisemester pertama.

"Berarti korban hamil kurang lebih kisaran 1, hingga 2 bulan kehamilan," bebernya. 

Sejumlah saksi pun telah diperiksa, termasuk suami hingga resepsionis hotel tempat korban menginap.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved