Senin, 18 Mei 2026

Kronologi Murid SD di Gunungkidul Tewas Tenggelam saat Kegiatan Outbond Pramuka

Seorang murid kelas 2 SD di Kabupaten Gunungkidul, DIY meninggal dunia akibat tenggelam saat mengikuti kegiatan outbound dari sekolahnya.

Tayang:
Tribun Jogja/Nanda Sagita Ginting
RUMAH DUKA - Suasana rumah duka siswa SD yang meninggal saat outbond sekolah, di padukuhan Kamal, Kalurahan Wunung, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul.yang didatangi pelayat, pada Kamis (16/10/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Murid kelas 2 SD di Kabupaten Gunungkidul, DIY, tewas akibat tenggelam saat mengikuti kegiatan outbound dari sekolahnya.
  • Orang tua korban mengaku tidak tahu adanya aktivitas outbound dari sekolah.
  • Jogja Police Watch (JPW) mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini.

TRIBUNNEWS.COM - Seorang murid Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berinisial GS ditemukan tak bernyawa di Sungai Kamal pada Rabu (15/10/2025).

Korban diduga meninggal dunia akibat tenggelam di sungai tersebut saat mengikuti kegiatan outbond Pramuka dari sekolahnya.

Letak Sungai Kamal masih berada di satu wilayah dengan tempat tinggal korban, yakni di Kalurahan Wunung, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, DIY.

Kedua orang tua GS terpukul dengan kejadian yang menimpa sang anak.

Bahkan, ayah korban, Supriyadi, mengaku tidak mengetahui adanya kegiatan outbond dari sekolah buah hatinya yang digelar pada Rabu siang.

"Saya tahunya, pagi itu  anak berangkat sekolah biasa saja, tidak ada cerita kalau kegiatan outbond apalagi di dekat sungai," tuturnya di rumah duka, pada Kamis (16/10/2025), dikutip dari TribunJogja.com.

Supriyadi baru mengetahui setelah mendapat kabar bahwa sang anak tak kunjung pulang ke rumah pada sore hari.

"Karena, saat itu saya masih kerja. Dapat telepon, kalau anak saya tidak pulang padahal sudah sore hari," terangnya.

Supriyadi bersama warga langsung menyusuri Sungai Kamal.

Pada pukul 20.00 WIB, bocah yang duduk di bangku kelas 2 SD itu ditemukan dalam kondisi tenggelam dan sudah tidak bernyawa.

Baca juga: Siswa SD di Gunungkidul Tewas Tenggelam saat outbond Pramuka, Ortu Tak Dapat Izin Sekolah

Ia sangat menyesalkan kejadian ini, lantaran pihak sekolah tidak memberi tahu kepada orang tua murid adanya aktivitas outbond tersebut.

Selain itu, korban juga diketahui tidak mahir berenang.

"Kalau dari awal dikasih tahu, pasti tidak akan saya izinkan karena anak saya itu tidak bisa berenang. Apalagi anak seusia itu rasa ingin tahunya sangat tinggi," ucapnya sambil menahan tangis.

Tak hanya Supriyadi, ibu korban, Dewi Cahya, juga terpukul atas kejadian ini.

Ia sempat menjerit histeris saat perwakilan dari sekolah mendatangi rumah duka.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved