Minggu, 26 April 2026

Profil dan Sosok

Profil Ki Anom Suroto, Dalang Legendaris yang Meninggal pada Usia 77 Tahun

Ki Ageng Anom Suroto Lebdo Nagoro, dalang legendaris sekaligus maestro seni pewayangan, meninggal dunia hari ini

|
Penulis: Febri Prasetyo
Editor: Nuryanti
Dok PKS
KI ANOM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menanggap Ki Anom Suroto pada 27 Agustus 2023 di DPTP PKS Jakarta. 

Ringkasan Berita:
  • Ki Ageng Anom Suroto Lebdo Nagoro, dalang legendaris sekaligus maestro seni pewayangan, meninggal dunia hari ini, Kamis, (23/10/2025).
  • Kabar meninggalnya Ki Anom dikonfirmasi oleh Ki Jatmiko Anom Saputro, putra kelima Ki Anom.
  • Anom Suroto lahir di Klaten, Jawa Tengah, 11 Agustus 1948, sebagai anak seorang dalang bernama Ki Sadiyun Harjadarsana.

TRIBUNNEWS.COM - Ki Ageng Anom Suroto Lebdo Nagoro, dalang legendaris sekaligus maestro seni pewayangan, meninggal dunia hari ini, Kamis, (23/10/2025), sekitar pukul 07.00 WIB di Rumah Sakit Dr. Oen Kandang Sapi, Solo, Jawa Tengah.

Selama lima hari sebelumnya, Ki Anom Suroto dirawat di rumah sakit karena penyakit jantung.

Kabar meninggalnya Ki Anom dikonfirmasi oleh Ki Jatmiko Anom Saputro, putra kelima Ki Anom.

“Bapak meninggal dunia sekitar pukul tujuh pagi,” kata Jatmiko di rumah duka, dikutip dari Tribun Solo.

Kini jenazah Ki Anom disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Makamhaji, Dukuh Timasan, RT 01 RW 19, Desa Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Jenazahnya akan dimakamkan pada hari yang sama di Makam Depokan, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada hari yang sama, tepatnya pada pukul 15.00 WIB.

Ki Anom, maestro seni pedalangan di Indonesia
DALANG LEGENDARIS - Ki Anom Suroto, maestro seni pedalangan di Indonesia

Profil Ki Anom

Anom Suroto lahir di Klaten, Jawa Tengah, 11 Agustus 1948, sebagai anak seorang dalang bernama Ki Sadiyun Harjadarsana.

Dia juga dikenal sebagai kakak Ki Warseno Slenk, seorang dalang yang tak kalah kondang.

Anom Suroto pernah menjalani kursus pedalangan yang diselenggarakan Himpunan Budaya Surakarta (HBS), belajar secara tidak langsung dari Pasinaon Dalang Mangkunegaran (PDMN), Pawiyatan Kraton Surakarta, bahkan pernah juga belajar di Habiranda, Yogyakarta.

Anom Suroto sudah tampil di Radio Republik Indonesia (RRI) pada tahun 1968 dengan melewati persaingan ketat dalam seleksi.

Baca juga: Profil Ki Anom Suroto, Maestro Dalang Masuk Timnas AMIN, Sempat Ditemui Anies hingga Ditanggap PKS

Pada tahun 1978 dia diangkat sebagai abdi dalem Penewu Anon-Anon dengan nama Mas Ngabehi Lebdocarito.

Anom Suroto merupakan satu-satunya dalang yang pernah tampil di lima benua, antara lain di Amerika Serikat pada tahun 1991, dalam rangka pameran KIAS (Kebudayaan Indonesia di AS).

Ia pernah juga mendalang di Jepang, Spanyol, Jerman Barat, Australia, dan Rusia.

Khusus untuk menambah wawasan pedalangan mengenai dewa-dewa, Dr. Soedjarwo, Ketua Umum Sena Wangi, pernah mengirim Ki Anom Suroto ke India, Nepal, Thailand, Mesir, dan Yunani.

Penghargaan Ki Anom Suroto

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved