Dosen Fisip Unsri Diduga Lecehkan Mahasiswi, Bantu Kerjakan Skripsi Jadi Modus
Terjadi pelecehan di lingkungan Fisip Unsri Palembang. Dosen ajak mahasiswinya ke hotel sambil bawa baju renang dengan modus bantu kerjakan skripsi
Ringkasan Berita:
- Seorang dosen diduga lakukan pelecehan terhadap mahasiswinya
- Ia mengajak mahasiswi tersebut ke hotel sambil membawa baju renang dengan modus membantu mengerjakan skripsi
- Dosen pun kini dinonaktifkan oleh pihak universitas
TRIBUNNEWS.COM - Seorang dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Sriwijaya (Unsri) Kota Palembang, Sumatera Selatan diduga lakukan pelecehan terhadap seorang mahasiswi.
Unsri merupakan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) yang berada di Kota Palembang, Sumsel.
Unsri memiliki dua kampus, yakni di Kota Palembang dan di Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel.
Dugaan pelecehan tersebut terungkap setelah akun Instagram Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fisip Unsri @bemfisipunsri menggungah kasus ini ke media sosial.
Dalam unggahanya tersebut, BEM Fisip Unsri menyebut adanya dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh dosen dan korbannya mahasiswi.
Dosen tersebut mengirimkan pesan ke korban dengan mengajak ke kamar hotel dengan membawa baju renang dan berdalih membantu mengerjakan skripsi.
Menanggapi hal tersebut, Dekan Fisip Unsri, Ardiyan Saptawan mengatakan bahwa kasus ini telah ditangani tim Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi (PPKPT) Unsri.
"Sebagaimana prosedur di Unsri, semua sudah ditangani oleh Tim PPKPT Unsri," ujarnya, dikutip dari TribunSumsel.com.
Terpisah, Kepala Kantor Humas dan Protokol Unsri, Nurly Meilinda menuturkan, dosen yang dilaporkan melakukan pelecehan tersebut sudah dinonaktifkan.
"Saat ini, dosen yang dilaporkan telah dinonaktifkan dari seluruh aktivitas pembelajaran, termasuk ujian skripsi sejak kasus ini dilaporkan," kata Nurly Meilinda.
Pihak kampus juga telah mengeluarkan surat penggantian pembimbing bagi mahasiswa yang jadi korban dan semua mahasiswa yang berurusan dengan dosen tersebut.
Baca juga: Polisi Terima LP Kasus Dugaan Pelecehan Seksual oleh Atasan di SPPG Bekasi
"Kasus ini juga sudah ditangani oleh Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi, yang nanti akan diproses di Senat Akademik Universitas," katanya.
Dikutip dari TribunSumsel.com, Nurly juga menuturkan kasus ini masih dalam proses di Senat Akademik Universitas.
"Keputusan institusional akan diambil berdasarkan hasil kajian dan rekomendasi dari proses tersebut. Unsri berkomitmen untuk melindungi korban dan menjamin kenyamanan akademik seluruh mahasiswa,"
"Kami mengajak semua pihak untuk menghormati proses ini dan terus mendorong terciptanya ruang akademik yang aman dan berkeadilan," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Unsri-Copot-Oknum-Dosen-Diduga-Cabul-Berdalih-Bantu-Kerjakan-Skripsi-Kasus-Ditangani-Satgas-PPKPT.jpg)