Anak Tewas Dianiaya Ibu Tiri
2 Pemicu Ibu Tiri Tega Siksa Bocah di Bogor hingga Tewas, Pukul dan Lukai Korban selama Berhari-hari
Ternyata ada dua pemicu ibu tiri di Bojonggede Bogor tega menganiaya anak tirinya berinisial MAA.
Ringkasan Berita:
- Bocah laki-laki berinisial MAA (6) meninggal setelah dianiaya oleh ibu tirinya, RN (30).
- Ternyata ada dua pemicu ibu tiri di Bojonggede itu tega menganiaya MAA.
- Tersangka mengaku emosinya terpancing karena korban tidak mau makan.
TRIBUNNEWS.COM - Bocah laki-laki berinisial MAA (6) di Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meninggal setelah dianiaya oleh ibu tirinya, RN (30).
RN telah mengakui perbuatannya dan ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.
Pada Kamis (23/10/2025), polisi dan tim forensik membongkar makam korban di TPU Kalang Anyar yang berada di wilayah Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.
Dari hasil ekshumasi tersebut terkuak fakta bahwa korban meninggal dunia karena luka di kepala.
Ternyata ada dua pemicu ibu tiri di Bojonggede itu tega menganiaya MAA.
Lantas, apa alasan RN tega menyiksa anak tirinya?
1. Korban Tak Mau Makan
Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Gede Oka Utama, mengatakan tersangka mengaku emosinya terpancing karena korban tidak mau makan.
"Motif yang menjadi sebab pelaku melakukan penganiayaan tersebut adalah pelaku merasa kesal atau emosi ketika korban menolak diberikan makan atau disuapi makan, setiap harinya, tiap minggunya perlakuan terhadap pelaku kepada korban memang secara intensif dilakukan."
"Karena memang korban selalu menolak, tidak menuruti perintah pelaku," ujarnya, Kamis, dikutip dari TribunnewsBogor.com.
2. Terkait Uang Jajan
Sementara, alasan kedua yakni karena korban meminta uang jajan.
"Korban juga beberapa kali meminta uang jajan tidak diberi, akhirnya tersangka melakukan tindakan kekerasan kepada korban," ujar Made.
Baca juga: Bocah di Bogor Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Ayah Kandung Buat Alibi Anak Jatuh di Kamar Mandi
Ibu Tiri Pukuli Korban selama Berhari-hari
Selama berhari-hari, pelaku memukuli dan melukai tubuh korban hingga akhirnya bocah itu pingsan di hari keempat.
Korban meninggal pada Senin (20/10/2025).
Namun, ternyata RN sudah menganiaya korban sejak awal Oktober 2025.
"Puncaknya tiga hari belakang ini, secara intensif penganiayaan tersebut secara masif dilakukan oleh pelaku terhadap korban, sehingga mengakibatkan berapa luka di tubuh yang cukup banyak, mengakibatkan korban pada hari keempat mengalami pingsan dan meninggal dunia," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Bocah-Tewas-Dianiaya-Ibu-Tiri.jpg)