Rabu, 3 Juni 2026

Berita Viral

Gumpalan Busa Hitam Muncul di Subang: Polisi Sebut dari Pabrik di Karawang, Dedi Mulyadi Merespons

Gumpalan busa berwarna hitam di Subang disebut polisi datang dari sebuah pabrik di Karawang, Jawa Barat. Dedi Mulyadi ikut merespons

Tayang:
TRIBUNJABAR.ID/DAENZA FALEVI
BEKAS BUSA - Bagian saluran air terlihat berwarna hitam bekas jatuhnya busa hitam di depan warung milik warga di Desa Tanjungrasa, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, Rabu (29/10/2025). 

Jarak dari Kecamatan Patokbeusi ke Karawang sendiri mencapai lebih dari 40 kilometer.

"Benar, pada hari Jumat (24/10/2025) ada busa yang terbawa angin ke wilayah Patokbeusi. Kami sudah mengecek dan busa itu berasal dari salah satu perusahaan di Karawang," ujar Anton, dikutip dari Kompas.com, Kamis (30/10/2025).

Ia menuturkan, kejadian tersebut berbarengan dengan hujan lebat disertai angin yang mendorong busa naik ke udara.

"Karena curah hujan sangat besar, gelembung itu naik lalu tertiup angin dan terbang," kata Anton.

Dari hasil pengecekan dan konfirmasi langsung ke perusahaan, busa tersebut merupakan hasil limbah, namun diklaim tidak beracun.

"Kami sudah konfirmasi ke perusahaan bahwa busa itu tidak mengandung zat beracun. SOP pengolahan limbah sudah berjalan," kata Anton.

Limbah tersebut hasil dari pengolahan biang gula di Karawang, bukan di wilayah Subang.

Kata Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi pun ikut merespons kejadian ini.

Ia pun meminta tim dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk melakukan pengecekan.

“Kan tidak boleh disimpulkan oleh Gubernur, nanti tim dari Kementerian Lingkungan Hidup untuk segera melakukan pengecekan apa itu (gumpalan hitam),” ujar Dedi, Rabu (29/10/2025). 

Mengutip TribunJabar.id, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsih sudah meminta tim Pengawas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) dan DLH Jabar untuk melakukan penelitian.

Baca juga: 5 Populer Regional: Fakta Pilu Kematian Prada Lucky - Viral Mahasiswi UNS Pemegang KIP Dugem

"PPLH masih mengecek (gumpalan busa hitam di Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang)," ujar Saadiyah. 

Pihaknya masih belum bisa memastikan karena tim masih melakukan pengecekan.

"Masih pengecekan, belum ada laporan dari tim PPLH," ucapnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Dedi Mulyadi Minta Kementerian Lingkungan Hidup Cek Gumpalan Hitam di Subang

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJabar.id, Nazmi Abdurrahman/Daenza Falevi)(Kompas.com, Farida Farhan)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved