Banjir Bandang di Sumatera
Pos SAR Sibolga Dibantu 14 ABK KN SAR Nakula Evakuasi Warga Terdampak Banjir
Pos SAR Sibolga mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Aek Muara Pinang, Kota Sibolga, Sumatra Utara, Selasa (25/11/2025) dini hari.
Ringkasan Berita:
- Pos SAR Sibolga mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Aek Muara Pinang, Kota Sibolga, Sumatra Utara, Selasa (25/11/2025) dini hari.
- Banjir dan longsor berada di beberapa lokasi, antara lain di Perumahan Pandan Asri dan BKKBN.
- Cuaca di lokasi dalam kondisi hujan intensitas sedang hingga tinggi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kantor Pencarian dan Pertolongan Nias melalui Pos SAR Sibolga mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Aek Muara Pinang, Kota Sibolga, Sumatra Utara, Selasa (25/11/2025) dini hari.
Sibolga adalah sebuah kota di Provinsi Sumatra Utara, terletak di pesisir barat Pulau Sumatra.
Kota ini berada di tepi Teluk Tapian Nauli, sehingga sering disebut sebagai “Kota Ikan” atau “Kota Pelabuhan” karena sejarahnya yang kuat sebagai pusat perdagangan laut.
Banjir dan longsor berada di beberapa lokasi, antara lain:
Baca juga: Banjir Bandang di Tapsel: Dua Warga Meninggal, Listrik dan Komunikasi Lumpuh
- Perumahan Pandan Asri
- BKKBN
- Sibuluan Nauli
- Sibuluan Rindu Alam
- Hajoran
- Perumahan Pandai Permai dekat Matauli
- Tangga Seratus Sibolga
- Klinik Yakin Sehat Sibuluan Lambok
- Sibuluan Hotagodang
- Jalan Sipansihaporas
"Pos SAR Sibolga menempuh estimasi waktu sekitar 20 menit," ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii melalui keterangan tertulis, Rabu (26/11/2025).
Setelah menerima informasi, Kantor SAR Nias melalui Pos SAR Sibolga segera memberangkatkan tim rescue berjumlah 5 personel Pos SAR Sibolga dan dibantu 14 ABK KN SAR Nakula sekitar pukul 02.40 WIB untuk melakukan assessment dan penanganan di lokasi.
KN SAR Nakula adalah kapal cepat/rescue boat milik BASARNAS yang dikerahkan untuk operasi pencarian dan pertolongan di laut--khususnya di kawasan pantai barat Sumatra Utara.
Baca juga: Pemprov DKI Perkuat Mitigasi Banjir untuk Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem
Kapal ini tergolong sebagai armada laut dari pos SAR di wilayah utara Sumatra, dengan basis awal di pelabuhan Sibolga.
Tim tiba di lokasi kejadian pada pukul 03.00 WIB.
Unsur SAR yang terlibat meliputi personel Pos SAR Sibolga serta keluarga korban.
Faktor penghambat yang ditemui di lapangan adalah kondisi cuaca yang turun hujan.
"Berdasarkan data BMKG, cuaca di lokasi memang berada dalam kondisi hujan intensitas sedang hingga tinggi," katanya.
Alat utama dan pendukung yang digunakan antara lain LCR, peralatan SAR medis, alat komunikasi, APD personal, serta kantong jenazah sebagai perlengkapan siaga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Operasi-SAR-Banjir-Sibolga_1.jpg)