Selasa, 5 Mei 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Minta Menteri Beri Data Akurat pada Presiden soal Banjir Aceh, Jubir Pemprov: Cintai Niat Baiknya

Jubir Pemprov Aceh, Muhammad MTA, mengingatkan menteri agar beri data akurat ke Presiden soal bencana banjir Sumatra.

Tayang:
Tribunnews/Taufik Ismail
RAPAT DI ACEH - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas di Posko Terpadu Penanganan Bencana Alam Aceh di Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (7/12/2025). Jubir Pemprov Aceh, Muhammad MTA, mengingatkan menteri agar beri data akurat ke Presiden soal bencana banjir Sumatra. 

Ringkasan Berita:
  • Jubir Pemprov Aceh, Muhammad MTA, mengingatkan menteri agar memberi data akurat kepada Presiden soal bencana banjir di Aceh.
  • Menurutnya, Prabowo sudah menunjukkan perhatian besar kepada Aceh sebab sudah berkunjung sebanyak dua kali.
  • Ia berharap tidak ada lagi kesalahan informasi seperti soal listrik beberapa waktu lalu.

TRIBUNNEWS.com - Kedatangan Presiden Prabowo Subianto ke Aceh sebanyak dua kali untuk meninjau penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Tanah Rencong, dianggap Pemerintah Provinsi (Pemprov) sebagai bentuk perhatian besar.

Atas hal itu, Juru Bicara Pemprov Aceh, Muhammad MTA, meminta kepada para menteri Kabinet Indonesia Maju agar memberi data akurat kepada Prabowo terkait banjir di Tanah Rencong.

MTA bahkan menyinggung soal pernyataan mengenai listrik di Aceh yang tak sesuai fakta di lapangan.

Menurutnya, kesalahan penyampaian informasi itu membuat Pemprov Aceh dikecam publik.

MTA pun berharap kesalahan informasi seperti itu tidak lagi terulang.

"Kepada para menteri, cintailah niat baik Presiden untuk rakyatnya, dengan memberikan informasi utuh dan objektif agar Aceh cepat pulih. Berikan informasi dan data-data akurat," ujar MTA dalam keterangannya, Kamis (11/12/2025), dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Momen Viral 3 Gubernur di Sumatra Tangani Banjir: Bobby Lempar Bantuan, Mualem Menangis Ditanya Nana

"Kita berharap hal-hal seperti ini tidak perlu terulang kembali," imbuh dia.

Sebelumnya, pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengenai pemulihan listrik di Aceh, menuai protes.

Hal ini disampaikan Bahlil kepada Prabowo saat berada di Kabupaten Bireuen, Aceh, Minggu (7/12/2025).

Bahlil mengatakan listrik di Aceh sudah pulih 93 persen.

"Seluruh Aceh, 93 persen malam ini semua Aceh menyala," ujarnya, Minggu.

"Insya Allah malam ini, semuanya sudah bisa normal dan kita sudah memakai gardu induk ya."

"Sekarang kan sebagian masih memakai tegangan rendah. Tapi, mulai malam ini, insya Allah kita semua sudah pakai tegangan tinggi semua," lanjutnya.

Namun, faktanya, pemulihan listrik di Aceh saat itu masih sekitar 30 sampai 70 persen.

Muhammad MTA mengatakan suplai listrik di seluryh Aceh terhadap jaringan menengah baru mencapai 60-70 persen.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved