PT SRM Bantah Staf Asal China Serang TNI dan Rusak Mobil di Ketapang Kalbar
PT Sultan Rafli Mandiri (SRM) membantah mengenai dugaan stafnya yang merupakan warga negara asing (WNA) asal China menyerang warga dan aparat TNI.
"Imran mendukung penjahat Liu Xiaodong yang tengah menjalani proses hukum dan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri terkait kasus pencurian dinamit dan listrik serta aset SRM," katanya.
Penjelasan Kapolres
Kapolres Ketapang, AKBP Muhammad Harris mengungkapkan polisi saat ini masih melakukan klarifikasi dengan pihak-pihak terkait untuk mendalami peristiwa tersebut.
“Sementara kami masih melakukan proses klarifikasi dengan pihak-pihak terkait. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan pihak Imigrasi untuk menindaklanjuti pendataan terhadap WNA yang diduga melakukan penyerangan,” ujar Harris, Senin (15/12/2025).
Harris menambahkan bahwa jajaran Polsek Tumbang Titi telah mengambil langkah awal di lokasi kejadian.
Hingga saat ini, belum ditemukan adanya korban jiwa, dan situasi di sekitar area tambang terpantau kondusif.
Baca juga: Trump Setop Izin Tinggal WNA dari Third-World Country, Akankah Indonesia Masuk Daftar Hitam?
“Sampai saat ini tidak ada korban jiwa dan situasi tetap aman serta kondusif,” tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/belasan-WNA-di-area-tambang-emas-serang-warga-di-Ketapang.jpg)