Sabtu, 16 Mei 2026

Bocah Tewas di Rumah Mewah

Ada 22 Luka di Tubuh Anak Dewan Pakar PKS, Alat yang Digunakan Membunuh Belum Ditemukan

Polisi mengatakan ada 22 luka di tubuh anak Dewan Pakar PKS Cilegon Haji Maman, MAHM (9).

Tayang: | Diperbarui:
(Ho/Campus League)
RUMAH HAJI MAMAN - Suasana TKP rumah tempat kejadian penusukan bocah 9 tahun, yang berada di wilayah perumahan BBS III, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Selasa (16/12/2025) malam. Polisi mengatakan ada 22 luka di tubuh anak Dewan Pakar PKS Cilegon Haji Maman, MAHM (9). 

Ringkasan Berita:
  • Anak Dewan Pakar PKS Cilegon, Haji Maman Suherman, ditemukan bersimbah darah di dalam kamarnya, Selasa (16/12/2025).
  • Korban diketahui berinisial MAHM dan masih berusia 9 tahun.
  • Dari hasil autopsi, ditemukan 22 luka di tubuh korban.

TRIBUNNEWS.com - Kasi Humas Polres Cilegon AKP Sigit Darmawan mengungkapkan anak Dewan Pakar PKS Kota Cilegon, Banten, Haji Maman Suherman, berinisial MAHM (9), tewas akibat luka senjata tajam dan benda tumpul.

Sigit mengatakan ada total 22 luka di tubuh MAHM.

Puluhan luka itu terdiri dari 19 luka tusuk dan tiga luka memar.

Luka itu ditemukan setelah dilakukan pemeriksaan di rumah sakit.

"Total ada 22 luka, terdiri dari 19 luka tusukan atau kekerasan benda tajam dan tiga luka memar dari kekerasan benda tumpul," jelas Sigit, Kamis (18/12/2025), dilansir Kompas.com.

Akibat banyaknya luka tersebut, MAHM mengalami pendarahan hebat yang menyebabkan tewas.

Baca juga: HNW Minta Polisi Usut Tuntas Dugaan Perampokan Rumah Politisi PKS di Cilegon

Dua hari sejak terjadinya pembunuhan, polisi sampai saat ini belum menemukan alat yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban.

"Untuk benda-benda tersebut belum ada, itu masih dicari, belum ditemukan," katanya.

Sebelumnya, Sigit mengatakan tidak ada barang berharga yang hilang dari kediaman Haji Maman di kawasan Ciwaduk, Kota Cilegon.

Padahal, narasi yang beredar mengatakan kasus tersebut merupakan perampokan disertai pembunuhan.

"Untuk barang-barang berharga, sampai saat ini belum ditemukan adanya barang yang hilang," ujar Sigit, Rabu (17/12/2025), masih dilansir Kompas.com.

Hingga saat ini polisi telah memeriksa delapan saksi terkait tewasnya MAHM.

Saksi-saksi tersebut terdiri dari pihak keluarga dan warga setempat.

"Untuk jumlah saksi sementara yang sudah kita lakukan pemeriksaan itu ada delapan orang."

"(Saksi) dari keluarga dan warga setempat yang ada di lingkungan lokasi kejadian," kata Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Yoga Tama, Rabu, dikutip dari TribunBanten.com.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved