Selasa, 28 April 2026

Bocah Tewas di Rumah Mewah

Kriminolog Tanggapi Kasus Pembunuhan Anak Kader PKS di Cilegon, Diduga Pelaku Orang Dekat

Polisi selidiki pembunuhan bocah MAHM (9) di Cilegon, korban ditemukan bersimbah darah. Diduga pelaku pencurian spontan yang dikenal dekat keluarga.

Tayang:
Penulis: Faisal Mohay
Editor: Febri Prasetyo
TribunBanten.com/Muhammad Uqel Assathir
BOCAH TEWAS - Tampak rumah mewah di BBS Kota Cilegon yang menjadi lokasi bocah 9 tahun tewas dengan belasan luka tusuk, Rabu, (17/12/2025). Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia, Prof. Adrianus Meliala sebut pelaku orang dekat. 

Ringkasan Berita:
  • Kasus pembunuhan bocah MAHM (9) di Perumahan BBS, Cilegon, masih diselidiki Satreskrim Polres Cilegon.
  • Korban ditemukan bersimbah darah oleh ayahnya, Maman Suherman, dengan hasil visum menunjukkan adanya luka tusukan.
  • Pakar kriminologi menduga pelaku pencurian spontan yang dikenal dekat dengan keluarga.

 

TRIBUNNEWS.COM - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cilegon masih menyelidiki kasus pembunuhan bocah berinisial MAHM (9) yang terjadi di Perumahan Bukit Baja Sejahtera (BBS), Kota Cilegon, Banten, Selasa (16/12/2025) lalu.

Korban merupakan anak Maman Suherman yang menjabat sebagai anggota Dewan Pakar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon.

Maman menemukan anaknya bersimbah darah di rumah dan membawanya ke rumah sakit.

Namun, petugas medis menyatakan korban telah meninggal.

Hasil visum menunjukkan adanya luka tusukan di tubuh korban.

Penyidik menunggu hasil autopsi untuk mengungkap penyebab kematian MAHM.

Sejumlah saksi telah diperiksa agar pelaku dapat teridentifikasi.

Guru Besar Kriminologi Universitas Indonesia, Prof. Adrianus Meliala, menyatakan pelaku berniat melakukan pencurian namun aksinya diketahui korban yang berada di rumah.

"Saya menduga ini adalah pencurian diam-diam di mana kemudian pelaku tidak mau memperlihatkan jati dirinya, tapi kemudian anak korban muncul."

"Maka dalam rangka untuk menutupi jati dirinya, dia menyerang korban secara berlebihan," ungkapnya, dikutip dari YouTube Kompas TV, Kamis (18/12/2025).

Baca juga: Susno Duadji Soroti Dugaan Motif Dendam di Balik Kasus Anak Tewas di Cilegon

Ia menduga pelaku merupakan orang dekat seperti asisten rumah tangga, satpam, atau tamu yang tidak termonitor.

"Saya agak menepis soal dendam. Kalau orang dendam sama kita, tentu kita pun sudah merasakan bahwa ada orang yang tidak suka dengan kita dan kita akan berjaga-jaga," lanjutnya.

Menurutnya, pelaku bertindak secara spontan dan tidak profesional.

"Ini memang tipe pembunuhan yang kita sebut sebagai disorganized murder atau pembunuhan yang tidak terorganisir," paparnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved