Nenek Dumaris Tewas di Pekanbaru
4 Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Nenek Dumaris Ditangkap, Eks Menantu Jadi Otak Aksi Sadis
Empat pelaku perampokan dan pembunuhan Dumaris (60) di Pekanbaru ditangkap polisi di Aceh Tengah dan Binjai.
Ringkasan Berita:
- Empat pelaku perampokan dan pembunuhan sadis yang menewaskan Dumaris (60) di Rumbai, Pekanbaru, berhasil ditangkap polisi.
- AF, menantu korban, bersama SL ditangkap di Aceh Tengah, sedangkan E dan L diamankan di Binjai.
- Penangkapan cepat dilakukan usai pelacakan CCTV dan koordinasi lintas daerah
TRIBUNNEWS.COM - Empat pelaku perampokan dan pembunuhan sadis di Pekanbaru yang merenggut nyawa lansia Dumaris (60) berhasil diringkus polisi. Keempat pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda yakni Aceh Tengah dan Binjai.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kp Anggi Rian Dianta yang memimpin penangkapan itu mengatakan awalnya pihak kepolisian mengumpulkan cctv dari TKP sampai SPBU muara fajar saat terakhir mengisi BBM.
Dari hasil pelacakan tersebut, dua tim langsung bergerak melakukan pengejaran dari Pekanbaru menuju Aceh dan Medan.
Penangkapan di wilayah Sumatera Utara dipimpin Kompol Rainly setelah berkoordinasi dengan tim di Aceh.
Setelah otak pelaku dan eksekutor lebih dulu diamankan di Aceh, tim di Medan mendapatkan informasi bahwa dua pelaku lainnya berada di Kota Binjai.
Penangkapan dua tersangka di Binjai berlangsung cepat. Kepala Lingkungan (Kepling) VI Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Edi Sucipto, mengaku tidak mengetahui proses penangkapan tersebut.
"Saya kebetulan tidak ada diberitahu, dan posisi saya di masjid berhubungan sudah mau Salat Magrib," ujarnya, Minggu (3/5/2026).
"Saya pun gak tau, sampai rumah saya diberitahu dari tetangga kita, bahwasanya tadi ada penggerebekan soal pembunuhan yang di Riau dan viral di medsos," sambungnya.
Pelaku Baru Mengontrak Rumah
Edi menjelaskan, kedua tersangka diketahui baru saja mengontrak rumah di kawasan Gang Tempel, Jalan Perintis Kemerdekaan.
"Informasi yang saya peroleh kedua tersangka mau ngontrak rumah. Belum ada satu hari mereka mengontrak, pagi mereka masuk, sore sudah ditangkap," kata Edi.
"Karena yang memang belum 1x24 jam mereka mengontrak," ucapnya.
Warga sekitar juga mengaku terkejut dengan kehadiran tim gabungan yang melakukan penangkapan.
"Kejadiannya begitu cepat. Memang kami lihat ada ramai-ramai, tapi kami gak tau ada penangkapan," ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Awal Mula Penangkapan
Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hizkia Siagian menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah menerima informasi dari masyarakat.
"Tim Cobra Satreskrim Polres Binjai dan tim gabungan Jatanras Polda Riau serta Polresta Pekanbaru mendapat informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya, bahwa tersangka Selamat dan Lisbet berada di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai," katanya.
Setelah dilakukan penyisiran, kedua tersangka berhasil diamankan pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.