Sabtu, 18 April 2026

Banjir Bandang di Sumatera

JSIT Indonesia Salurkan Bantuan untuk Guru dan Sekolah Terdampak Bencana di Aceh

JSIT Indonesia turun langsung membantu guru dan sekolah yang terdampak banjir bandang di Aceh

Editor: Dodi Esvandi
HO/IST
Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan turun langsung membantu guru dan sekolah yang terdampak banjir bandang serta tanah longsor di Aceh. Ketua Umum JSIT Indonesia, Ahmad Fikri, memimpin misi kemanusiaan ini pada Rabu (17/12/2025) 

TRIBUNNEWS.COM, ACEH - Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan turun langsung membantu guru dan sekolah yang terdampak banjir bandang serta tanah longsor di Aceh

Ketua Umum JSIT Indonesia, Ahmad Fikri, memimpin misi kemanusiaan ini pada Rabu (17/12/2025), menyusuri wilayah Sigli, Pidie Jaya, dan Bireuen untuk memastikan bantuan sampai kepada mereka yang membutuhkan.

Dalam kunjungan tersebut, Fikri menyaksikan kondisi memprihatinkan yang dialami para guru. 

Banyak rumah hancur, hanya menyisakan puing-puing, sementara wajah lelah para pendidik tetap memancarkan kesabaran. 

“Para guru bukan hanya kehilangan tempat tinggal, tetapi juga rasa aman bagi keluarganya,” ungkapnya.

Tak hanya rumah, sekolah-sekolah pun rusak parah.

Lumpur tebal menutupi halaman dan ruang kelas, merusak sarana belajar seperti meja, kursi, arsip, hingga media pendidikan. 

Baca juga: PLN Pulihkan Interkoneksi Sumatra–Aceh dengan Tower Darurat Crane

“Bangunan sekolah nyaris tak bisa digunakan. Kondisi ini jelas menghambat proses belajar anak-anak,” tambah Fikri.

Melalui program JSIT Indonesia Peduli, Fikri mengajak seluruh warga SIT dan masyarakat luas untuk terus menyalurkan dukungan. 

“Donasi kita adalah harapan bagi guru untuk bertahan, bagi sekolah untuk bangkit, dan bagi anak-anak untuk kembali bermimpi. Mari pastikan mereka tidak berjalan sendiri melewati masa sulit ini,” serunya.

JSIT Indonesia juga mengapresiasi keluarga besar SIT yang telah aktif melakukan penggalangan dana. 

“Terima kasih atas kepedulian yang terus mengalir. Dukungan ini bukan hanya membantu pemulihan fisik, tetapi juga menjaga semangat dakwah pendidikan di tengah bencana,” tutup Fikri.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved