Kaleidoskop 2025
Kaleidoskop 2025: 3 Kasus Ancaman Bom, Teror di Pesawat hingga Menyasar Sekolah
Inilah tiga kasus ancaman bom yang terjadi sepanjang 2025 ini. Satu kasus menimpa pesawat yang membawa jemaah haji. 2 Lainnya menyasar sekolahan
TRIBUNNEWS.COM - Sepanjang tahun 2025 ini, ada tiga kasus ancaman bom yang cukup menyita perhatian.
Dari tiga kasus tersebut, dua di antaranya menyasar sekolah di Tangerang Selatan dan Depok.
Sementara sau lainnya terjadi di penerbangan yang mengangkut ratusan orang.
Berikut 3 kasus ancaman bom yang terjadi selama 2025 ini, dirangkum Tribunnews.com, Rabu (24/12/2025):
1. Ancaman Bom di Pesawat Saudi Airlines
Pesawat Saudi Airlines dengan penerbangan Jeddah-Jakarta mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Selasa (17/6/2025).
Pesawat yang mengangkut 442 jemaah haji tersebut mendarat darurat setelah menerima ancaman bom saat pesawat berada di udara.
Saat memasuki wilayah Indonesia dari Jeddah menuju Bandara Soekarno-Hatta, Kementerian Perhubungan mendapatkan email bahwa pesawat akan meledak apabila tetap mendarat di Bandara Soetta.
Akhirnya, pesawat pun mendarat darurat di Kualanamu untuk dilakukan pemeriksaan.
Mengutip Tribun-Medan.com, setelah berhasil mendarat darurat, seluruh penumpang langsung dievakuasi.
Setelah diperiksa selama berjam-jam, tak ditemukan adanya bahan peledak maupun barang yang mencurigakan.
"Hasil sementara dari hasil kegiatan pengecekan oleh Jibom dan dari Kodam, dan dari Paskhas, saat ini posisi pesawat dinyatakan clear."
Baca juga: Begini Suasana Tim Jihandak Kodam 1 Bukit Barisan Amankan Pesawat Saudi Airlines yang Diancam Bom
"Baik dari kabin maupun dari barang-barang yang diangkut di pesawat," kata Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan Februanto.
Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah II Medan, Asri Santosa mengatakan, email tersebut dikirim dari seseorang yang terdeteksi berada di India.
"Pesawat Arab Saudi ini ketika melintasi wilayah Indonesia itu kami mendapat informasi jam 07.30 WIB, ada sebuah email yang masuk ke Jakarta. Kemudian di situ ada ada ancaman bom," kata Asri Santosa.
2. Teror di 2 Sekolah Internasional
Aksi ancaman bom juga pernah terjadi di dua sekolah internasional pada Oktober 2025 lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sejumlah-anggota-gegana-mendatangi-lokasi-ledakan-di-jalan-yusuf-adiwinata.jpg)