Hari Pertama Sekolah Diwarnai Tawuran Pelajar, Viral di Ambon dan Terjadi Juga di Jakarta
Hari pertama sekolah di Ambon diwarnai tawuran pelajar SMA, video viral di media sosial.
Ringkasan Berita:
- Hari pertama masuk sekolah di Ambon, Maluku, Senin (5/1/2026), diwarnai tawuran antar siswa SMA.
- Aksi bentrok di depan Ambon City Center terekam video dan viral di media sosial, ditonton lebih dari 1,2 juta kali.
- Para pelajar terlihat saling kejar dan melempar batu meski masih berseragam sekolah.
TRIBUNNEWS.COM - Hari pertama masuk sekolah di Ambon, Provinsi Maluku pada Senin (5/1/2026) diwarnai aksi tawuran. Aksi tawuran antar siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) viral di media sosial. Selain di Ambon, tawuran juga terjadi di Jakarta.
Peristiwa ini terjadi di salah satu kawasan di Kota Ambon dan terekam dalam sebuah video yang diunggah akun Facebook @Chrisya Windiya Pattipeilohy.
Video tersebut diberi keterangan “Hari pertama sekolah setelah libur panjang… yuhuuu”.
Ironisnya, para pelajar yang terlibat tawuran masih memakai seragam sekolah. Pemilik akun, Widya, menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi di Jalan Wolter Monginsidi, Desa Passo, tepatnya di depan Ambon City Center (ACC).
“Aksi itu terjadi kemarin sekitar jam 11 siang, depan ACC,” tulis Widya melalui pesan singkat. Ia menjelaskan tawuran berlangsung pada Senin (5/1/2026), bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang.
Baca juga: Balita di Medan Jadi Korban Peluru Nyasar: 3 Orang Pelaku Tawuran Ditangkap
Tawuran di Ambon Viral di Media Sosial
Dalam rekaman yang diambil dari dalam mobil angkutan kota (angkot), terlihat sekelompok siswa saling kejar dan melempari batu ke arah lawan mereka, yang juga merupakan pelajar SMA.
Video itu dengan cepat menyita perhatian publik. Hingga viral, video telah ditonton sekitar 1,2 juta kali, dibagikan 56 kali, dan menuai 476 komentar dari warganet.
Viralnya video tersebut memicu beragam reaksi warganet.
Sejumlah komentar meminta aparat keamanan bertindak tegas serta mendorong instansi pendidikan mengambil langkah pencegahan.
“Sebaiknya di semua SMP dan SMA dibuat aturan dan surat pernyataan kepada orang tua dan siswa. Kalau berkelahi pakai seragam, dikeluarkan dari sekolah,” tulis akun @Da Costa Cahrly.
Komentar serupa datang dari akun @Leha Kalvin yang meminta penertiban segera.
“Satpol dan kepolisian tolong ditertibkan. Kalau tidak cepat ditangani, bisa meluas dan melibatkan masyarakat,” tulisnya.
Namun, tidak sedikit pula warganet yang menanggapi dengan nada bercanda.
“Dong rindu kapa lama libur to ????,” komentar akun @Usmar Usemahu.
"Salut sma gaya tarungnya Boxing style ala Jenis MANGON ,, full skill sayang lawanya model Kuda Lari ????," pungkas akun @Dhana Prilli.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Para-siswa-menggunakan-seragam-SMA-sedang-melakukan-aksi-tawuran-di-area-jalan.jpg)