Kamis, 21 Mei 2026

Pesawat ATR Indonesia Air Jatuh

Cuaca Buruk, Dua Korban Pesawat ATR Akan Dievakuasi Melalui Jalur Darat

Petugas memutuskan evakuasi melalui jalur darat karena cuaca di kawasan gunung setinggi 1.353 mdpl di hari ke empat pencarian ini kurang bersahabat.

Tayang:
Editor: Erik S
Tribun-Timur.com/Muslimin Emba
PESAWAT JATUH - Suasana apel pemberangkatan tim SAR gabungan yang diguyur hujan badai di halaman masjid Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Selasa (20/1/2026), sebelum bergerak menyisir lereng Gunung Bulusaraung untuk pencarian dan evakuasi korban pesawat ATR 42-500. 

Ringkasan Berita:
  • Evakuasi korban Pesawat ATR 42-500 dilakukan melalui jalur darat karena cuaca buruk, kabut tebal, dan hujan deras yang membuat jalur udara tidak memungkinkan.
  • Sebanyak 500 personel SAR dikerahkan, dan jenazah dievakuasi secara estafet melalui jalur Camba.
  • Jalur camba ke Makassar berjarak 81 Km.

TRIBUNNEWS.COM, PANGKEP - Jalur darat menjadi opsi evakuasi korban tewas kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang menabrak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Tim SAR gabungan telah menemukan dua korban pesawat yang berangkat dari Yogyakarta menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulsel pada Sabtu (17/1/2026).

Petugas memutuskan evakuasi melalui jalur darat karena cuaca di kawasan gunung setinggi 1.353 mdpl di hari ke empat pencarian ini masih kurang bersahabat.

Seperti terpantau di Posko SAR AJU Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep.

Posko ini, adalah jalur utama pendakian ke arah Gunung Bulusaraung.

Tampak cuaca ekstrem melanda pemukiman warga lereng gunung ini, sejak subuh hingga pagi hari.

Bahkan, Tim SAR gabungan yang kini bertambah menjadi tujuh tim dari sebelumnya lima tim, dilanda hujan badai saat masih mengikuti apel pemberangkatan pada pukul 8.30 Wita.

"Ini jelas sudah tidak mungkin (Evakuasi jalur udara). Kita evakuasi darat, karena ini untuk mengejar keluarga korban mendapatkan kepastian," kata Danrem 141/Toddopuli Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan ditemui seusai memipin apel.

Posisi dua korban yang telah ditemukan di hari kedua dan ketiga pencarian kata dia, telah disiapkan dua tim khusus untuk evakuasi.

"Korban kedua sudah di lereng, yang pertama kita usahakan bisa turun," jelasnya.

Cuaca cerah sedikit pun menjadi momen berharga bagi para tim SAR untuk melakukan evakuasi korban.

Sebab kata dia, kabut disertai hujan badai terus melanda kawasan pegunungan.

KORBAN ATR 42-500 - Foto KTP dan dompet penumpang Pesawat ATR 42-500 ditemukan petugas di Lereng Gunung Bulusaraung, Pangkep, Selasa (20/1/2026).
KORBAN ATR 42-500 - Foto KTP dan dompet penumpang Pesawat ATR 42-500 ditemukan petugas di Lereng Gunung Bulusaraung, Pangkep, Selasa (20/1/2026). (Tribunnews.com)

"Ada juga tim yang sudah bermalam dari tadi malam. Tadi malam mereka sudah standby di sana karena mengejar kalau ada terang," terangnya.

Meski cuaca buruk, Rumbayan menegaskan, pengerahan Tim SAR untuk mencari korban lain tetap dilakukan.

Evakuasi akan dimaksimalkan ke lokasi terdekat warga.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved