Pesawat ATR Indonesia Air Jatuh
9 Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Sudah Ditemukan, 1 Lagi Masih Dicari
Sembilan penumpang korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulsel sudah ditemukan.
Ringkasan Berita:
- Sembilan penumpang korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung telah ditemukan hingga Kamis (22/1/2026).
- Enam korban ditemukan pada hari keenam pencarian dalam kondisi tidak utuh dan sedang dievakuasi oleh tim SAR.
- Operasi SAR akan ditutup setelah satu korban terakhir berhasil ditemukan.
TRIBUNNEWS.COM, MAROS - Sembilan penumpang korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel) sudah ditemukan, Kamis (22/1/2026).
Dengan demikian, hanya satu penumpang lagi yang belum ditemukan pada hari keenam operasi pencarian (search and resue/SAR).
Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muh Arif, mengatakan dari sembilan korban tersebut, enam di antaranya ditemukan dan akan dievakuasi pada Kamis (22/1/2026) dalam kondisi tidak utuh.
“Total yang kita dapat sekarang sembilan korban. Hari ini enam yang berhasil dievakuasi,” katanya saat ditemui di Lanud Sultan Hasanuddin, Kamis (22/1/2026).
Arif menjelaskan penemuan korban dilakukan secara bertahap sejak hari pertama Operasi SAR.
Minggu (18/1/2026) dan Senin (19/1/2026), masing-masing satu korban ditemukan dalam kondisi utuh.
Keduanya telah diidentifikasi sebagai pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Dedeh Maulana dan Pramugari Florencia Lolita Wibisono.
Satu body part atau bagian tubuh telah diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI), Rabu (21/1/2026) malam.
Enam korban lainnya ditemukan pada hari keenam pencarian.
“Enam korban yang ditemukan hari ini kondisinya tidak utuh. Ada setengah badan, ada kepala, dan bagian tubuh lainnya. Untuk visualisasi dan identifikasi, nanti akan ditentukan oleh tim DVI,” jelasnya.
Ia menegaskan, Operasi SAR akan ditutup setelah satu korban terakhir berhasil ditemukan.
“Kalau kita dapat satu lagi, Operasi SAR ditutup karena korban sudah lengkap, total sepuluh orang,” tegasnya.
Meski demikian, ia menyebut Operasi SAR masih memiliki batas waktu sesuai ketentuan dan dapat diperpanjang bila diperlukan.
“Perpanjangan tergantung keputusan Kabasarnas,” katanya.
Terkait puing-puing pesawat, Muh Arif menyampaikan bahwa serpihan badan pesawat ditemukan berserakan di sekitar lokasi penemuan korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Jenazah-Korban-Jatuhnya-Pesawat-ATR-42-500-Berhasil-Dievakuasi_20260121_140832.jpg)