Minggu, 31 Mei 2026

Longsor di Bandung Barat

Respons Dedi Mulyadi setelah Dikritik karena Bantu Evakuasi Korban Longsor di Cisarua

Dedi Mulyadi apresiasi kritik soal kehadirannya di lokasi longsor. Ia menilai pemimpin hadir bukan teknis, tapi simbol dukungan dari negara.

Tayang:
Ringkasan Berita:
  • Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi kritik soal kehadirannya di lokasi longsor Cisarua.
  • Kritik publik dinilai sebagai bentuk kontrol sosial yang sehat dalam demokrasi.
  • Kehadiran pemimpin di lokasi bencana disebut memberi semangat bagi relawan dan korban.
  • Peristiwa di Kabupaten Bandung Barat menyoroti pentingnya peran simbolik negara saat krisis.

TRIBUNNEWS.COM - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dapatkan kritikan setelah ia membantu mengangkat korban longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Ia menceritakan, tindakannya tersebut mendapat kritikan karena hal tersebut bukanlah tugas dari pemimpin, melainkan tugas para relawan maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Menurutnya, kritikan publik tersebut merupakan sebuah bentuk kontrol demokratis yang sehat.

"Saya mengucapkan terima kasih pada anak muda yang mengkritik saya,"

"Bahwa gubernur enggak usah ikut narik atau ngangkat korban longsor di Cisarua, Bandung Barat. Karena itu bukan tugas gubernur, itu tugas relawan atau BPBD," ujarnya, dikutip dari Kompas.com, Minggu (1/2/2026).

Ia pun membalas, justru kehadiran pemimpin di tengah situasi tersebut bukan hanya soal teknis di lapangan.

Kehadiran pemimpin di lokasi bencana merupakan simbol negara mampu memberikan dukungan moral dan semangat bagi relawan maupun warga yang terdampak.

Ia bahkan menyebut, kehadiran pemimpin di tengah-tengah bencana bisa menjadi "nyawa" tersendiri bagi sejumlah pihak.

"Saya sampaikan, kadang kehadiran pemimpin di tengah mereka itu membawa spirit bagi mereka,"

"Mereka cukup bahagia ketika saya hadir di sampingnya," katanya.

Bantuan Rp10 Juta

Dedi Mulyadi juga sempat dikritik terkait bantuan Rp10 juta untuk para korban longsor.

Baca juga: Suderajat Penjual Es Gabus Kena Semprot Dedi Mulyadi: Kantongi Rp 100 Juta, tapi Masih Ngaku Sulit

Mengutip TribunJabar.id, para korban longsor mengeluh karena bantuan Rp10 juta ber KK belum cair.

Janji tersebut diungkapkan saat ia meninjau lokasi dan ikut mengevakuasi korban longsor, Sabtu (24/1/2026) lalu.

Setelah menjanjikan hal tersebut, kini janjinya ditagih.

Menanggapi hal tersebut, ia menegaskan bahwa bantuan Rp10 juta telah diberikan kepada 34 KK yang terdampak langsung.

LONGSOR CISARUA - Tim SAR gabungan dibantu dengan alat berat melakukan pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (26/1/2026). Berdasarkan data tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat hingga Senin (26/1) pukul 16.57 WIB, jumlah korban bencana tanah longsor yang berhasil ditemukan sebanyak 34 jenazah dan 20 diantaranya telah berhasil diidentifikasi. TRIBUNNEWS/HO
LONGSOR CISARUA - Tim SAR gabungan dibantu dengan alat berat melakukan pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (26/1/2026). Berdasarkan data tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat hingga Senin (26/1) pukul 16.57 WIB, jumlah korban bencana tanah longsor yang berhasil ditemukan sebanyak 34 jenazah dan 20 diantaranya telah berhasil diidentifikasi. TRIBUNNEWS/HO (HO/)

"Seluruh bantuan itu sudah diberikan kepada 34 kepala keluarga,"

"Penyalurannya dilakukan segera setelah peristiwa terjadi," ujar Dedi Mulyadi, Jumat (30/1/2026).

Ia menjelaskan, tak ada bantuan yang tertahan, hanya cara penyalurannya yang berbeda.

Ada yang diberikan langsung ke keluarga korban, ada juga yang diberikan kepada anggota keluarga, dan ada pula yang disalurkan melalui kepala desa.

Selain prioritas 34 KK, ada juga 134 KK yang mendapatkan bantuan senilai Rp1 juta untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.

"Kalau masih ada yang merasa informasinya belum lengkap, silakan dicek tayangannya. Inilah manfaatnya, ketika gubernur juga menggunakan kanal konten, seluruh peristiwa bisa disajikan secara utuh dan terbuka," pungkasnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Respons Dedi Mulyadi Ditagih Korban Longsor Cisarua Soal Uang Kontrakan Rp10 Juta per KK

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJabar.id, Hilda Rubiah)(Kompas.com, Faqih Rohman Syafei)

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved