Siswa SD di NTT Meninggal
Imbas Tragedi Siswa SD di NTT, Komisi VIII DPR Usul Ada Bansos Khusus untuk Anak
Komisi VIII DPR usulkan bansos khusus anak, respons tragedi siswa SD NTT. Evaluasi penyaluran agar tepat sasaran.
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi VIII DPR mengusulkan ada dana bantuan sosial (bansos) khusus untuk anak-anak.
Hal tersebut merespons insiden siswa SD berinisial YBR (10) yang bunuh diri karena diduga kuat tak tahan hidup miskin di kebun neneknya di Desa Wawowae, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Jadi mungkin hal yang memang kita evaluasi nanti misalkan kebijakan untuk bansos itu bagaimana, apakah itu nanti apakah perlu ada perubahan di pemberian," kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR Singgih Januratmoko kepada wartawan, Kamis (5/2/2026).
Singgih mengakui saat ini penyaluran bansos terkadang tidak tepat sasaran.
Seharusnya, ada bansos yang bisa langsung dinikmati oleh anak-anak dari keluarga kurang mampu.
"Karena kadang-kadang bansos itu kadang-kadang salah sasaran juga. Harusnya ke anak, untuk anak atau bagaimana," ujar dia.
Legislator Golkar itu menyebut masih ditemukannya dana bansos tak tepat sasaran, khusunya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Hal tersebut menyebabkan keluarga yang seharusnya menerima bansos malah tak mendapatkannya.
Oleh sebab itu, dia meminta Kementerian Sosial untuk mengevaluasi skema penyaluran bansos.
Rencananya, kata Singgih, Komisi VIII DPR bakal memanggil Kementerian Sosial untuk membahas hal tersebut.
"Kami jadwalkan minggu depan," tandas dia.
Baca juga: Bocah SD di Ngada NTT Akhiri Hidup: Bukan Sekadar Soal Tak Mampu Beli Alat Tulis
Kronologi Siswa SD di Ngada NTT Akhiri Hidup
Diberitakan sebelumnya, seorang siswa SDN Rutowaja, Desa Nenawea, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan meninggal dunia di pohon cengkeh, Kamis (29/1/2026) siang.
Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban.
Korban diketahui berinisial YBR (10), pelajar kelas IV SD, warga Kampung Boloji, Desa Wawowae, Kecamatan Bajawa.
Saat ditemukan, korban tampak mengenakan baju olahraga berwarna merah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Singgih-Januratmoko-712.jpg)