Rabu, 27 Mei 2026

Siswa SD di NTT Meninggal

Imbas Tragedi Siswa SD di NTT, Komisi VIII DPR Usul Ada Bansos Khusus untuk Anak

Komisi VIII DPR usulkan bansos khusus anak, respons tragedi siswa SD NTT. Evaluasi penyaluran agar tepat sasaran.

Tayang:
Penulis: Reza Deni
Editor: Glery Lazuardi
Istimewa
SINGGIH JANURATMOKO - Komisi VIII DPR dorong bansos khusus anak usai tragedi siswa SD di NTT 

Ringkasan Berita:
  • Komisi VIII DPR mengusulkan adanya dana bansos khusus untuk anak-anak dari keluarga miskin. 
  • Usulan ini muncul setelah tragedi siswa SD berinisial YBR (10) di NTT yang bunuh diri karena diduga tak tahan hidup miskin.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi VIII DPR mengusulkan ada dana bantuan sosial (bansos) khusus untuk anak-anak. 

Hal tersebut merespons insiden siswa SD berinisial YBR (10) yang bunuh diri karena diduga kuat tak tahan hidup miskin di kebun neneknya di Desa Wawowae, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Jadi mungkin hal yang memang kita evaluasi nanti misalkan kebijakan untuk bansos itu bagaimana, apakah itu nanti apakah perlu ada perubahan di pemberian," kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR Singgih Januratmoko kepada wartawan, Kamis (5/2/2026).

Singgih mengakui saat ini penyaluran bansos terkadang tidak tepat sasaran. 

Seharusnya, ada bansos yang bisa langsung dinikmati oleh anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Karena kadang-kadang bansos itu kadang-kadang salah sasaran juga. Harusnya ke anak, untuk anak atau bagaimana," ujar dia.

Legislator Golkar itu menyebut masih ditemukannya dana bansos tak tepat sasaran, khusunya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Hal tersebut menyebabkan keluarga yang seharusnya menerima bansos malah tak mendapatkannya.

Oleh sebab itu, dia meminta Kementerian Sosial untuk mengevaluasi skema penyaluran bansos

Rencananya, kata Singgih, Komisi VIII DPR bakal memanggil Kementerian Sosial untuk membahas hal tersebut.

"Kami jadwalkan minggu depan," tandas dia.

Baca juga: Bocah SD di Ngada NTT Akhiri Hidup: Bukan Sekadar Soal Tak Mampu Beli Alat Tulis

Kronologi Siswa SD di Ngada NTT Akhiri Hidup 

Diberitakan sebelumnya, seorang siswa SDN Rutowaja, Desa Nenawea, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan meninggal dunia di pohon cengkeh, Kamis (29/1/2026) siang. 

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban.

Korban diketahui berinisial YBR (10), pelajar kelas IV SD, warga Kampung Boloji, Desa Wawowae, Kecamatan Bajawa. 

Saat ditemukan, korban tampak mengenakan baju olahraga berwarna merah.

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved