Berita Populer Hari Ini
5 Populer Regional: Gempa M 6,4 Guncang Pacitan - Prank Debt Collector di Semarang
Gempa magnitudo 6,4 mengguncang Pacitan, sementara di Semarang viral kasus ambulans jadi korban prank penagihan.
Arsad (52), seorang petani kelapa asal Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau tanpa sengaja menelan paku.
Tak tanggung-tanggung, paku yang ditelannya berukuran dua inci atau sepanjang 5 centimeter.
Paku tersebut selama 9 hari bersarang di paru-parunya.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (26/1/2026) sore, pekan lalu. Saat itu Arsad tengah memasang jendela rumah.
Seperti kebiasaan yang kerap ia lakukan, beberapa paku ia letakkan di mulut untuk memudahkan pekerjaan.
“Ada tiga paku. Saya ambil satu, tinggal dua. Mau ambil satu lagi, tiba-tiba satu jatuh, satu lagi masuk ke dalam (mulut),” tutur Arsad, mengenang kejadian tersebut.
Awalnya, ia tidak merasakan sakit apa pun. Namun kondisi mulai berubah beberapa hari kemudian.
Rasa nyeri di dada disertai sesak napas dan batuk mulai muncul.
“Awalnya rasanya biasa saja, tidak sakit. Tapi setelah beberapa hari mulai terasa sakit, dada sesak, batuk-batuk,” katanya.
Selama sekitar tiga hari Arsad menahan rasa tak nyaman tersebut.
Hingga Kamis (29/1/2026), kondisinya memburuk dan ia akhirnya memutuskan pergi ke rumah sakit di Tembilahan.
4. Bupati Bantah Siswa SD di Ngada NTT Tewas Karena Tidak Punya Alat Tulis, Ini Penjelasan Lengkapnya
Bupati Ngada Raymundus Bena mengatakan tidak benar YBR (10) siswa SD bunuh diri karena tidak memiliki buku dan bulpen.
Korban adalah siswa kelas IV SDN Rutowaja, Desa Nenawea, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan meninggal dunia di pohon cengkeh, Kamis (29/1/2026) siang.
Desa Nenawea berjarak sekitar 19 Km dari Bajawa, pusat pemerintahan Kabupaten Ngada, atau 536 km dari Kota Kupang, ibu kota Nusa Tenggara Timur.