Rabu, 20 Mei 2026

Berita Populer Hari Ini

5 Populer Regional: Gempa M 6,4 Guncang Pacitan - Prank Debt Collector di Semarang

Gempa magnitudo 6,4 mengguncang Pacitan, sementara di Semarang viral kasus ambulans jadi korban prank penagihan.

Tayang:
Ringkasan Berita:
  • Populer regional merupakan berita yang paling banyak dibaca selama 24 jam terakhir
  • Dimulai dari gempa magnitudo 6,4 mengguncang Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) pukul 01.06 WIB dan getarannya dirasakan di 26 wilayah lain seperti Bantul, Solo, hingga Denpasar.
  • Kemudian video viral menunjukkan tiga ambulans swasta di Semarang menjadi korban prank debt collector dengan modus order fiktif pinjol, di mana sopir diminta menagih utang setelah tiba di lokasi palsu.

 

TRIBUNNEWS.COM - Berita populer regional dimulai dari gempa magnitudo 6,4 yang guncang Pacitan, Jawa Timur.

Getaran gempa dirasakan pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 01.06 WIB.

Selain Pacitan, ada 26 wilayah yang ikut merasakan termasuk Bantul, Solo hingga Denpasar.

Kemudian ada viral video prank debt collector.

Yang menjadi korbannya tiga ambulans swasta di Kota Semarang menjadi korban aksi dugaan teror penagihan pinjaman online (pinjol) dengan modus order fiktif.

Ambulans dipanggil untuk menjemput pasien, namun sesampainya di lokasi, permintaan layanan itu ternyata palsu.

Sopir malah disuruh untuk menagih utang.

Berikut rangkuman berita populer regional selengkapnya selama 24 jam terakhir:

1. 26 Wilayah Rasakan Guncangan Gempa Pacitan M 6,4 Jumat Dini Hari, Dari Bantul, Solo hingga Denpasar

GETARAN GEMPA PACITAN - Peta getaran Gempa Pacitan Jumat (6/2/2026). Gempa Pacitan Jawa Timur Jumat dini hari dirasakan di wilayah Bantul, Jepara, Solo, Wonosobo, Madiun hingga Denpasar & dampak berdasarkan Skala MMI.
GETARAN GEMPA PACITAN - Peta getaran Gempa Pacitan Jumat (6/2/2026). Gempa Pacitan Jawa Timur Jumat dini hari dirasakan di wilayah Bantul, Jepara, Solo, Wonosobo, Madiun hingga Denpasar & dampak berdasarkan Skala MMI. (warning.bmkg.go.id)

Gempa bumi magnitudo 6,4 mengguncang laut Pacitan, Jawa Timur (Jatim) Jumat dini hari, 6 Februari 2026 pukul 01:06 WIB.

Pusat gempa Bengkulu pagi ini berada di laut 90 Km Tenggara Pacitan dengan kedalaman 10 km.

Titik gempa Bengkulu pagi ini berada di titik Koordinat: 8.99° LS ; 111,18° BT.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa Pacitan ini tergolong gempa tektonik dengan parameter update dengan magnitudo M6,2. 

Episenter gempabumi terletak di laut pada jarak 89 Km Tenggara Kota Pacitan, Jawa Timur pada kedalaman 58 km.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menyampaikan jika memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa Pacitan terjadi akibat adanya aktivitas subduksi lempeng.

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault )," ujar Daryono Jumat (6/2/2026).

Menurut BMKG, terdapat 26 wilayah di Pulau Jawa hingga Bali yang merasakan getaran gempa Pacitan dini hari.

BMKG juga menggunakan skala MMI (Modified Mercalli Intensity) sebagai tolak ukur besar kecil wilayah yang merasakan gempa.

Skala MMI adalah satuan untuk mengukur intensitas atau dampak kerusakan akibat gempa bumi berdasarkan pengamatan langsung dan dampak yang dirasakan manusia.

Baca selengkapnya.

2. Duduk Perkara Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota AKP M Pasrah Ditangkap Polwan Bersenjata

KASUS NARKOBA - Kasatresnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi. Didalami indikasi keterlibatan AKP Malaungi dalam jaringan narkoba anggota Polres Bima Kota Bripka Karolin.
KASUS NARKOBA - Kasatresnarkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi. Didalami indikasi keterlibatan AKP Malaungi dalam jaringan narkoba anggota Polres Bima Kota Bripka Karolin. (Istimewa/TribunLombok/Istimewa)

Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota, AKP M, diamankan oleh Ditresnarkoba dan Propam Polda NTB pada Selasa (3/2/2026) malam.

Dari foto yang beredar, AKP M tampak dijemput sejumlah polisi. 

Bahkan, seorang perwira polisi wanita dengan senjata laras panjang dan pistol di badannya turut memegangi tangan AKP M dengan kondisi yang telah diborgol.

Penangkapan AKP M ini diduga bermula dari pengembangan penyidikan terhadap dugaan peredaran narkotika jenis sabu yang melibatkan oknum anggota kepolisian, Bripka IR alias Karol, beserta istrinya.

Penangkapan ini diduga erat kaitannya dengan kasus yang sebelumnya menjerat Bripka IR dan istrinya.

Kepala Bidang Humas Polda NTB Komisaris Besar Polisi Muhammad Kholid, Kamis (5/2/2026), mengatakan, AKP M masih dalam pemeriksaan. 

"Masih dalam pemeriksaan Ditresnarkoba ya," kata Muhammad Kholid kepada wartawan, Kamis (5/2/2026).

Sebelumnya, Direktur Resnarkoba Polda NTB Komisaris Besar Polisi Roman Smaradhana Elhaj memberikan keterangan perihal kasus Bripka Karol. 

Ia menyebutkan bahwa Bripka Karol bersama istri dan dua rekannya telah berstatus tersangka dan menjalani penahanan di Mapolda NTB. 

Baca selengkapnya.

3. Nasib Pria 52 Tahun di Riau Telan Paku Sepanjang 5 Centimeter, Alami Nyeri Dada hingga Sesak Napas

TELAN PAKU - Ilustrasi Paku. Arsad (52) petani kelapa di Inhil Riau tanpa sengaja menelan paku sepanjang dua inci atau sepanjang 5 centimeter hingga bersarang di paru-parunya.
TELAN PAKU - Ilustrasi Paku. Arsad (52) petani kelapa di Inhil Riau tanpa sengaja menelan paku sepanjang dua inci atau sepanjang 5 centimeter hingga bersarang di paru-parunya. (WARTAKOTA/Nur Ichsan)

Arsad (52), seorang petani kelapa asal Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau tanpa sengaja menelan paku.

Tak tanggung-tanggung, paku yang ditelannya berukuran dua inci atau sepanjang 5 centimeter.

Paku tersebut selama 9 hari bersarang di paru-parunya. 

Peristiwa itu terjadi pada Senin (26/1/2026) sore, pekan lalu. Saat itu Arsad tengah memasang jendela rumah. 

Seperti kebiasaan yang kerap ia lakukan, beberapa paku ia letakkan di mulut untuk memudahkan pekerjaan.

“Ada tiga paku. Saya ambil satu, tinggal dua. Mau ambil satu lagi, tiba-tiba satu jatuh, satu lagi masuk ke dalam (mulut),” tutur Arsad, mengenang kejadian tersebut.

Awalnya, ia tidak merasakan sakit apa pun. Namun kondisi mulai berubah beberapa hari kemudian. 

Rasa nyeri di dada disertai sesak napas dan batuk mulai muncul.

“Awalnya rasanya biasa saja, tidak sakit. Tapi setelah beberapa hari mulai terasa sakit, dada sesak, batuk-batuk,” katanya.

Selama sekitar tiga hari Arsad menahan rasa tak nyaman tersebut. 

Hingga Kamis (29/1/2026), kondisinya memburuk dan ia akhirnya memutuskan pergi ke rumah sakit di Tembilahan. 

Baca selengkapnya.

4. Bupati Bantah Siswa SD di Ngada NTT Tewas Karena Tidak Punya Alat Tulis, Ini Penjelasan Lengkapnya

ANAK SD AKHIRI HIDUP - Penyidik Polres Ngada olah TKP temuan jasad siswa SD di pohon cengkeh, Ngada, NTT, Kamis (29/01/2026). Sepucuk surat terakhir korban untuk ibunda, di TKP, menyentuh hati warga dan membuka luka pendidikan.
ANAK SD AKHIRI HIDUP - Penyidik Polres Ngada olah TKP temuan jasad siswa SD di pohon cengkeh, Ngada, NTT, Kamis (29/01/2026). Sepucuk surat terakhir korban untuk ibunda, di TKP, menyentuh hati warga dan membuka luka pendidikan. (TribunFlores.com)

Bupati Ngada Raymundus Bena mengatakan tidak benar YBR (10) siswa SD bunuh diri karena tidak memiliki buku dan bulpen. 

Korban adalah siswa kelas IV SDN Rutowaja, Desa Nenawea, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan meninggal dunia di pohon cengkeh, Kamis (29/1/2026) siang. 

Desa Nenawea berjarak sekitar 19 Km dari Bajawa, pusat pemerintahan Kabupaten Ngada, atau 536 km dari Kota Kupang, ibu kota Nusa Tenggara Timur.

Desa Nenawea berada di Pulau Flores sementara Kupang berada di Pulau Timor. Kedua pulau ini dipisahkan Laut Sawu.

Raymundus Bena mengatakan berdasarkan hasil penggalian informasi tim internal pemerintah daerah, tidak ditemukan pernyataan dari keluarga korban yang menyebutkan bahwa motif kematian YBR berkaitan perlengkapan sekolah

“Perlu saya tegaskan, informasi yang menyebut korban mengakhiri hidupnya karena tidak dibelikan buku dan bulpen adalah tidak tepat. Tidak ada pernyataan dari ibu kandung maupun keluarga korban yang menyampaikan hal tersebut,” kata Raymundus saat konferensi pers di Aula Rumah Jabatan Bupati Ngada, Kamis (5/3/2025) malam. 

Meski demikian, Bupati menegaskan hingga kini motif pasti kematian korban belum dapat disimpulkan dan masih dalam proses penyelidikan pihak Kepolisian. 

Pemerintah daerah, kata dia, memilih tidak berspekulasi sembari menunggu hasil resmi aparat penegak hukum.

Bupati mengungkapkan keluarga korban masuk dalam kategori kemiskinan ekstrem Desil 1. Kondisi tersebut berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari, termasuk kebutuhan pendidikan korban.

Baca selengkapnya.

5. Prank Debt Collector Rugikan 3 Ambulans di Semarang, Order Antar Pasien malah Disuruh Tagih Utang

ORDER FIKTIF AMBULANS - Tiga unit ambulans dan satu mobil pikap layanan logistik jadi korban orderan fiktif di Semarang, Jawa Tengah.
ORDER FIKTIF AMBULANS - Tiga unit ambulans dan satu mobil pikap layanan logistik jadi korban orderan fiktif di Semarang, Jawa Tengah. (Instagram @informasi.semarang)

Fenomena debt collector di Indonesia terus menjadi perhatian.

Di berbagai daerah, praktik penagihan utang oleh oknum debt collector kerap memicu polemik, mulai dari tindakan intimidatif hingga dugaan pelanggaran hukum.

Di banyak kota besar hingga daerah, masyarakat kerap melaporkan pola penagihan yang agresif.

Seperti yang baru-baru ini terjadi di Semarang, Jawa Tengah.

Tiga ambulans swasta di Kota Semarang menjadi korban aksi dugaan teror penagihan pinjaman online (pinjol) dengan modus order fiktif.

Tiga unit ambulans itu dipanggil untuk menjemput pasien, namun sesampainya di lokasi, permintaan layanan itu ternyata palsu.

Sopir malah disuruh untuk menagih utang.

Order pengantaran pasien itu diterima admin melalui telepon dan aplikasi pesan WhatsApp.

Peristiwa itu terjadi di kawasan pemukiman Kecamatan Semarang Barat.

Akibat prank order fiktif itu, pihak ambulans mengalami kerugian bahan bakar dan tenaga.

Sebagai ambulans swasta, biaya operasional dikeluarkan terlebih dahulu, sedangkan pembayaran baru diterima setelah layanan selesai.

“BBM pakai uang pribadi. Kondisi lagi sepi order, tapi tetap berangkat karena mikirnya ada pasien,” kata Admin Ambulans Antasena, Aldy (25) saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (4/2/2026).

Biasanya, tarif layanan ambulans dalam kota berkisar Rp400 ribu hingga Rp500 ribu untuk pulang pergi, dan sekira Rp350 ribu untuk sekali jalan.

Baca selengkapnya.

(Tribunnews.com)

Sesuai Minatmu
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved