Kamis, 11 Juni 2026

Perburuan Kawanan Perampok di Banyumas, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Dini hari di Banyumas, rumah warga dibobol lewat jendela. Empat perampok beraksi cepat, gasak uang dan HP, kini jejak pelaku terekam CCTV.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Perampokan terjadi pukul 02.00 WIB di Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, pelaku masuk dengan mencongkel jendela kamar.
  • Empat pelaku membawa kabur tiga HP, uang lebih Rp12 juta, serta STB TV yang dikira perangkat CCTV.
  • Identitas pelaku masih diselidiki lewat CCTV, korban mendengar dua logat berbeda, Jawa dan bahasa Indonesia, pelaku membawa pisau namun tanpa korban luka.

TRIBUNNEWS.COM - Aksi perampokan rumah warga terjadi di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Senin (9/2/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 02.00 WIB di Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Banyumas.

Kawanan perampok yang diduga berjumlah empat orang tersebut masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel jendela kamar.

Dua hari berlalu, polisi sudah berhasil mengantongi ciri-ciri kawanan perampok tersebut.

Kapolsek Sumbang, AKP Basuki mengatakan, proses pengungkapan identitas masih berjalan.

Identitas para pelaku perampokan tersebut terekam dalam kamera CCTV.

Kawanan perampok tersebut mengambil tiga unit HP dan uang senilai lebih dari Rp12 juta.

Mengutip TribunBanyumas.com, pelaku juga membawa sebuah set top box (STB) televisi yang diduga dikira para pelaku sebagai perangkat decoder CCTV.

STB merupakan perangkat dekoder yang mengubah sinyal digital menjadi analog untuk ditampilkan di TV tabung atau TV non digital.

Sementara rekaman CCTV yang terpasang di rumah korban masih utuh.

"CCTV-nya masih ada, tadi sudah diambil Tim Inafis untuk dipelajari,"

Baca juga: Perampokan di Banyumas, Satu Keluarga Disekap, Bocah Dibekap Bantal hingga Mimisan

"Dari rekaman itu juga sedang disisir, kemungkinan dari arah mana pelaku datang," jelasnya.

Ia menuturkan, para pelaku memiliki dua logat yang berbeda saat berbicara.

Dua orang terdengar memiliki logat Jawa, sementara dua lainnya menggunakan bahasa Indonesia.

"Tidak jelas dari daerah mana tapi yang dua orang itu logat Jawa, yang dua lagi pakai bahasa Indonesia," kata Basuki.

perampokan di banyumas
JENDELA TERCONGKEL - Jendela rumah Nurgiyanti (39), korban perampokan di Desa Kotayasa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, memiliki bekas congkelan diduga menjadi jalan para perampok masuk rumah, Senin (9/2/2026) dini hari.
Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved