Ruang Aman Perempuan yang Mengubah Akhir Pekan, Cerita Relawan di Balik Gerakan Temu Berdaya
Komunitas Temu Berdaya tak hanya sekedar kegiatan biasa, namun juga memberikan ruang aman yang mengubah akhir pekan seorang relawan menjadi bermakna
Ringkasan Berita:
- Temu Berdaya adalah komunitas relawan perempuan yang berdiri sejak 2025 dan aktif menggelar berbagai kegiatan sosial seperti donasi, edukasi, hingga aksi kreatif di masyarakat.
- Kegiatan sosial Temu Berdaya menorehkan pengalaman bermakna bagi relawan yang bergabung.
- Para relawan Temu Berdaya merasa akhir pekannya menjadi lebih produktif dengan melakukan aksi sosial di masyarakat.
TRIBUNNEWS.COM - Meski baru berdiri tahun 2025, komunitas Temu Berdaya rutin menggelar berbagai kegiatan sosial yang positif bersama para relawan di berbagai kota di Indonesia.
Kegiatan sosial yang diadakan Temu Berdaya ini beragam, mulai dari aksi donasi, edukasi sosial, sunday market, hingga kegiatan positif lainnya.
Temu Berdaya sendiri adalah komunitas volunteer khusus perempuan yang dijadikan ruang aman untuk perempuan dapat belajar, berbagi, bersosialisasi, dan berdaya di masyarakat.
Adimas (25), selaku Tim dari Temu Berdaya, menyebutkan bahwa komunitas Temu Berdaya membebaskan para relawan perempuan untuk bebas berekspresi dan saling bersinergi.
“Relawan bisa berekspresi bebas karena semua pesertanya perempuan,” ujar Adimas saat ditemui Tribunnews.com, Minggu (18/1/2026).
Pada 18 Januari 2026 lalu, Temu Berdaya juga baru saja mengadakan kegiatan di Panti Lanjut Usia Aisyiyah Solo.
Temu Berdaya mengadakan aksi sosial bersama para relawan untuk memberikan keceriaan dan menghibur para nenek-nenek lansia di Panti Lanjut Usia di sana.
Tema yang diangkat pada aksi sosial tersebut adalah 'Warna yang Mengerti'.
Adimas menyebutkan, tema 'Warna yang Mengerti' dimaksudkan agar para relawan Temu Berdaya yang hadir dapat melukis harapan baru bagi para nenek-nenek di panti tersebut.
"Harapannya dengan kegiatan di panti Aisyiyah ini dapat memberikan ruang hangat untuk membersamai, berkarya, dan menguatkan kembali bahwa kebahagiaan bisa diciptakan di setiap goresan warna" ucapnya.
Baca juga: Temu Berdaya, Wadah Relawan Perempuan yang Terinspirasi dari Perjalanan di Banda Neira
Tak hanya memberikan kesan bagi para lansia, kegiatan di Panti Aisyiyah ini juga menorehkan cerita tersendiri bagi para relawan yang ikut serta di acara tersebut.
Rifa (23), salah satu relawan yang tergabung di kegiatan Temu Berdaya menyebutkan bahwa dirinya memiliki cerita menarik ketika ikut serta di acara tersebut.
Rifa mengaku awalnya mengetahui Temu Berdaya dari Instagram.
"Mulai tahu Temu Berdaya awalnya pas lihat di Instagram, terus karena penasaran dan kayanya seru lihat kegiatannya, yaudah aku daftar," ucapnya saat ditemui Tribunnews.com, Minggu (18/1/2026).
Baca juga: Harapan Sekolah di Daerah 3T pada Program Relawan Pendidikan
Ketertarikannya muncul karena konsep komunitas ini dikhususkan hanya untuk relawan perempuan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Relawan-Temu-Berdaya-dalam-aksi-sosial-di-Panti-Aisyiyah-Solo.jpg)