Jumat, 8 Mei 2026

Berita Viral

Nasib Guru SD di Jember yang Minta Siswanya Telanjang saat Cari Uang Hilang

Kasus memalukan dunia pendidikan terjadi di Jember. Seorang guru PPPK memaksa murid telanjang demi mencari uang Rp75 ribu yang hilang.

Tayang:
Ringkasan Berita:
  • Seorang guru PPPK berinisial FT di SD wilayah Jember memaksa muridnya telanjang saat mencari uang Rp75 ribu yang hilang di kelas.
  • Aksi tersebut dipicu emosi karena uang mahar bersejarah miliknya sering hilang, namun tetap tidak ditemukan.
  • Dinas Pendidikan Jember turun tangan, memediasi kasus ini, memberi pembinaan, dan memutasi FT sebagai sanksi.

TRIBUNNEWS.COM - Dunia pendidikan kembali digegerkan dengan tingkah seorang guru yang mencoreng nama baik tempatnya pekerja.

Seorang guru perempuan yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) memaksa muridnya untuk telanjang saat mencari uang hilang.

Peristiwa tersebut terjadi di salah satu SD di Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Guru perempuan berinisial FT tersebut mengaku kehilangan uang Rp75 ribu pecahan uang baru (cetakan khusus HUT ke-75 RI) pada Jumat (6/2/2026) pagi.

Mendengar peristiwa tersebut, Dinas Pendidikan Jember pun turun tangan.

Kepala Dinas Pendidikan Jember, Arief Tjahjono mengatakan, pihaknya telah melakukan mediasi antara guru, wali murid, dan pihak sekolah hingga polisi.

Ia mengatakan, tak ada tuntutan lanjutan dari pihak siswa setelah mediasi.

Kini, FT pun sudah dipanggil ke Dinas Pendidikan untuk pembinaan.

"Guru yang bersangkutan sudah kita panggil ke dinas untuk proses pembinaan," ucap Arief, dikutip dari Kompas.com.

FT pun akhirnya dimutasi sebagai sanksi.

Kronologi Kejadian

Arief menceritakan, FT mengaku bukan sekali kehilangan uang.

Baca juga: Sanksi untuk Guru di Jember yang Paksa 22 Siswa Lepas Baju Gara-gara Kehilangan Uang Mahar Rp75.000

Mengutip TribunJatim.com, FT mengaku sudah sering kali kehilangan uang tiap selesai mengajar.

"Bukan kejadian pertama kali hilangnya uang itu, sudah berkali kali hilang," lanjut Arief.

Sementara uang Rp75 ribu tersebut merupakan uang mahar.

"Terakhir kali uang Rp75 ribu, dan itu uang merupakan uang mahar," ujarnya.

Peristiwa hilangnya uang Rp75 ribu tersebut bermula ketika FT membawanya di dompet dan diletakkan di dalam tasnya saat mengajar sekolah.

"Jadi uang mahar, yang ditaruh di dompet gitu," papar Arief.

Saat kembali dari buang air kecil di toilet, uang tersebut sudah hilang.

"Pada saat ditinggal di kamar kecil itu, uang tersebut hilang dan uang itu bersejarah. Beliau juga sakit jantung, dan sering minum obat untuk sakit jantung, jadi beliau sering pipis," imbuh Arief lagi.

Merasa memiliki nilai personal, FT pun langsung marah, terlebih sudah sering kehilangan uang setiap kali mengajar kelas tersebut.

"Karena uang bersejarah, jadi beliau muntab (marah), ya salah sih, tetapi pemicu beliau muntab itu ada,"

"Akhirnya digeledah sampai terjadi kejadian itu," paparnya.

FT pun menggeledah muridnya dengan cara melucuti seragam siswa-siswanya.

Namun, uang tersebut tetap juga tidak ketemu.

Kejadian tersebut terbongkar setelah ada wali murid yang menunggu anaknya tak kunjung pulang.

Wali murid tersebut langsung mendobrak pintu kelas dan menyaksikan FT tengah menggeledah muridnya.

Baca juga: Kronologi Guru di Jember Minta 22 Siswa Lepas Pakaian, Berawal dari Kehilangan Rp 75 Ribu

"Itu kan karena sampai jumat siang hari anak tidak pulang. Akhirnya beberapa wali murid datang ke sekolah untuk mengecek keberadaan anaknya," kata wali murid yang enggan disebut namanya, Senin (9/2/2026).

Mengutip TribunJatim.com, akibat dari kejadian ini, sejumlah murid mengalami trauma.

"Besoknya dari puluhan siswa itu, hanya 6 anak yang berangkat. Itu pun karena mereka ditelfon guru. Sementara yang lain tidak mau," imbuh pria ini.

Para orang tua siswa pun sempat membuat petisi untuk mengeluarkan FT, namun sebelum petisi tersebut dikirimkan, pihak Dinas Pendidikan sudah melakukan mediasi.

"Sebetulnya hari ini mau dikirim, tetapi ternyata kemarin pada Minggu (8/2/2026) ternyata orang diknas datang ke sekolah untuk memediasi," ungkapnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Guru Wanita di Jember Nekat Lucuti Busana Siswanya, Semuanya untuk Uang Mahar Rp75 Ribu

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJatim.com, Imam Nawawi)(Kompas.com, Mega Silvia)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved