Rumah Suami Anggota DPRD Jateng Diteror Tembakan, Pelaku Berpakaian Serba Hitam
Rumah milik Amat Muzakhin alias Boim (56), suami anggota DPRD Jateng yang bernama Nur Fatwah, mendapat teror berupa penembakan.
Ringkasan Berita:
- Rumah milik Amat Muzakhin alias Boim (56), suami anggota DPRD Jawa Tengah (Jateng), mendapat teror.
- Rumah Boim ditembak oleh seorang pengendara motor matik pada malam hari.
- Polres Pekalongan saat ini sedang menyelidiki identitas pelaku dan motif penembakan.
TRIBUNNEWS.COM - Dalam tiga tahun terakhir, sejumlah anggota DPRD di Indonesia, baik DPRD tingkat provinsi maupun DPRD tingkat kota/kabupaten, mendapat teror.
Mereka di antaranya anggota DPRD Sumatra Utara bernama Irham Buana Nasution pada Juli 2025, anggota DPRD Kabupaten Bantul bernama Eko Sutrisno Aji pada Juni 2024, anggota DPRD Kabupaten Gorontalo bernama Tony Harun pada Juli 2025, dan anggota DPRD Kota Bogor bernama Devie Prihartini Sultani pada Agustus 2024.
Adapun baru-baru ini rumah milik Amat Muzakhin alias Boim (56), suami anggota DPRD Jawa Tengah (Jateng) yang bernama Nur Fatwah, turut menjadi target teror oleh orang tak dikenal (OTK).
Rumah Boim yang terletak di Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menjadi sasaran penembakan pada Sabtu malam, (14/2/2026).
Teror itu dilakukan oleh pelaku yang mengendarai motor matik berwarna hitam yang pelat nomornya ditutupi plastik putih. Pelaku memakai jaket kulit hitam, celana pendek hitam, helm hitam, dan masker abu-abu
Pelaku melepaskan tembakan ke rumah Boim pada pukul 21.10 ketika Boim sedang duduk bersantai di teras rumah bersama dua rekannya. Sebelum melepaskan tembakan dari pistol, pelaku sempat memutar balik motornya di depan gerbang rumah Boim.
Korban beruntung karena peluru tidak mengenai tubuhnya, tetapi menghantam bagian atas dinding dan plafon teras.
"Saya tidak punya firasat apa-apa. Saya kira itu pengirim paket atau tamu," ujar Boim dikutip dari Tribun Jateng, Minggu, (15/2/2026).
Kronologi
Menurut Boim, dia berada di luar rumah sejak sore hari. Selepas menunaikan salat Asar, dia dan dua rekannya pergi ke Kecamatan Talun guna membeli telur sebanyak empat tong.
Boim kemudian makan malam di Grogolan dan menyalurkan bantuan banjir ke Pesanggrahan dan Bebel.
Baca juga: Berduka Wafatnya Meriyati Hoegeng Kota Pekalongan Kibarkan Bendera Merah Putih Setengah Tiang 3 Hari
"Saya sampai rumah sekira pukul 20.30. Tidak lama kemudian ada dua tamu datang," ucap Boim.
Salah satu tamunya keluar dari rumah karena akan membeli rokok.
Tak lama kemudian, ada seorang pengendara motor datang dari arah utara. Pengendara itu berhenti sejenak di depan rumah. Pelaku lalu melepaskan satu kali tembakan dan kabur.
"Ada motor masuk, berhenti sebentar, lalu langsung menembak. Kejadiannya sekira pukul 22.00," kata Boim.
Korban sempat terpikir untuk mengejar pelaku, tetapi niatnya diurungkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/penembakan-di-rumah-Boim-di-pekalongan.jpg)