Profil dan Sosok
Profil Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Resmi Gabung Gerindra karena Sosok Prabowo
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir tinggalkan PPP, resmi bergabung Gerindra karena faktor Prabowo jelang Pemilu 2029.
Ringkasan Berita:
- Nama Dony Ahmad Munir jadi sorotan usai meninggalkan PPP dan bergabung Gerindra menjelang Pemilu 2029.
- Bupati Sumedang itu menyebut faktor kepemimpinan Prabowo Subianto sebagai alasan utama.
- Kepindahan ini ditandai penyerahan KTA Gerindra oleh Sekjen Sugiono di Alun-alun Sumedang, disaksikan ribuan warga
TRIBUNNEWS.COM - Nama Dony Ahmad Munir tengah menjadi sorotan publik setelah keputusan politiknya meninggalkan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan bergabung dengan Partai Gerindra menjelang Pemilu 2029.
Bupati Sumedang itu mengungkapkan bahwa perpindahan tersebut tidak lepas dari faktor kepemimpinan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto, yang disebut menjadi salah satu alasan utama di balik langkah politiknya.
Momentum kepindahan ini ditandai secara resmi melalui penyerahan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Gerindra yang diberikan langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Gerindra, Sugiono, di hadapan masyarakat di kawasan Alun-alun Sumedang, pada Jumat malam (13/02/2026).
Peristiwa ini menjadi catatan penting dalam dinamika politik Sumedang menjelang kontestasi nasional mendatang.
Profil Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir
Nama Dony Ahmad Munir kembali menjadi perhatian publik setelah memutuskan pindah dari PPP ke Partai Gerindra menjelang Pemilu 2029.
Kepindahan ini menambah sorotan terhadap sosok yang selama puluhan tahun dikenal sebagai kader penting PPP di Jawa Barat.
Dony Ahmad Munir lahir di Sumedang pada 5 Desember 1973. Ia merupakan tokoh politik yang memiliki rekam jejak panjang di legislatif hingga eksekutif.
Karier Politik dari DPRD hingga DPR RI
Perjalanan politik Dony dimulai sejak usia muda. Ia pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Sumedang, lalu melanjutkan kiprahnya ke DPRD Provinsi Jawa Barat, hingga akhirnya duduk sebagai anggota DPR RI.
Ia tercatat aktif di parlemen sejak 1997 hingga 2018, menjadikannya salah satu figur PPP yang cukup berpengaruh di daerah pemilihan Jawa Barat IX (Sumedang, Subang, Majalengka).
Pada Pemilu 2014, Dony terpilih sebagai anggota DPR RI dan ditempatkan di Komisi X serta Badan Anggaran DPR.
Menang Pilkada dan Menjadi Bupati Sumedang
Pada Pilkada Sumedang 2018, Dony maju sebagai calon bupati berpasangan dengan Erwan Setiawan. Pasangan ini memenangkan pemilihan dengan perolehan suara sekitar 42,81 persen.
Keduanya kemudian dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sumedang pada 20 September 2018 di Bandung oleh Gubernur Jawa Barat saat itu, Ridwan Kamil.
Dony menjabat sebagai Bupati Sumedang periode 2018–2023, dengan sejumlah program yang menonjol terutama dalam tata kelola pemerintahan desa.
Dony Ahmad Munir kembali menjabat sebagai Bupati Sumedang untuk periode 2025-2030, dilantik bersama wakilnya Fajar Aldila oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Februari 2025.
Ia mengusung tagline "Lanjutkan Sumedang Lebih Maju!" untuk memimpin pemerintahan selama lima tahun ke depan, setelah memenangkan pilkada dengan fokus pada inovasi digital dan pelayanan publik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Bupati-Sumedang-Dony-Ahmad-Munir-pindah-partai.jpg)