Alibi ART di Bandung Tampar Balita Sampai Hidung Keluar Darah: Ada Nyamuk di Muka
Seorang ART di Sukagalih, Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Bandung, terekam CCTV menampar balita yang sedang sarapan hingga mengalami mimisan.
Ringkasan Berita:
- Seorang asisten rumah tangga (ART) di Sukagalih, Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Bandung, terekam CCTV menampar balita yang sedang sarapan hingga mengalami mimisan.
- Aksi kekerasan itu terungkap setelah orang tua korban memeriksa rekaman usai mendengar tangisan anak.
- Saat dikonfrontasi, pelaku sempat berdalih anak menangis karena dilarang mengupil dan mengaku hanya menepuk karena ada nyamuk.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi seorang asisten rumah tangga (ART) di wilayah Sukagalih, Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung, membuat geram.
Seorang ART melakukan kekerasan terhadap seorang balita hingga hidungnya mengeluarkan darah.
Aksinya itu diketahui setelah orang tua korban memeriksa rekaman CCTV di dalam rumah.
Berdasarkan data dari rekaman CCTV, peristiwa terjadi sekitar pukul 08.22 WIB.
Saat itu, korban diketahui sedang menyantap sarapan di bawah pengawasan sang ART.
Namun, alih-alih menyuapi dengan sabar, oknum ART tersebut justru melakukan tindakan kasar.
Dalam video yang beredar, terlihat jelas sang ART melayangkan tamparan keras ke arah wajah bocah tersebut.
Akibat hantaman itu, hidung sang anak dilaporkan mengalami pendarahan (mimisan).
Penderitaan sang anak tidak berhenti di situ.
Saat menyadari hidung balita itu berdarah, sang ART berupaya membersihkannya.
Namun, proses pembersihan dilakukan dengan cara yang sangat kasar, tanpa rasa iba sedikit pun terhadap kondisi korban yang sedang kesakitan.
Orang tua korban yang sedang berada di luar rumah langsung bergegas pulang setelah mendapatkan informasi mengejutkan tersebut dari pihak keluarga.
Saat peristiwa terjadi, orang tua korban sedang berada di tempat kerja.
Kecurigaan bermula saat nenek korban yang berada di lantai bawah mendengar tangisan kencang cucunya.
Ia kemudian meminta sang ayah untuk mengecek rekaman CCTV.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/balita-ditampar-sampai-mimisan-di-bandung.jpg)