Selasa, 2 Juni 2026

Ketua BEM UGM Diteror

Anies Baswedan Sarankan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Laporkan Seluruh Teror ke Polisi

Anies Baswedan bersuara soal teror yang menimpa Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, dia sarankan aksi teror itu dilaporkan ke polisi.

Tayang:
Warta Kota
KETUA BEM UGM DITEROR - Anies Baswedan. Anies Baswedan bersuara soal teror yang menimpa Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, dia sarankan aksi teror itu dilaporkan ke polisi. 

Manurut dia, dengan investigasi yang dilakukan negara, maka dapat memberikan rasa aman. 

Tidak hanya untuk mahasiswa yang mendapatkan teror, namun seluruh masyarakat yang menyampaikan pendapat. 

 

Polda DIY Terkesan hanya Diam 

Jogja Police Watch (JPW) mendesak Polda DIY mengusut tuntas teror yang dialamatkan kepada Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto.

Termasuk rentetan teror yang juga dialami oleh ibunda Tiyo Ardianto serta sejumlah pengurus BEM UGM beberapa waktu lalu. 

Baca juga: Ketua BEM UGM Diteror oleh Nomor dari Inggris Raya, Pesan Teror: Agen Asing, Culik Mau?

JPW menilai teror dan intimidasi terhadap seseorang yang mengkritisi pemerintah merupakan ancaman serius dalam perjalanan demokrasi saat ini.

“Hingga kini pihak kepolisian dalam hal ini Polda DIY terkesan memilih diam terhadap teror yang dialami oleh Ketua BEM UGM tersebut,” kata Kadiv Humas JPW, Baharuddin Kamba, saat dikonfirmasi, Kamis (19/2/2026).

RENTETAN TEROR - Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto menyampaikan orasi dalam aksi Karaoke WNI Mumet yang digelar oleh Komunitas Suara Ibu Indonesia di Yogyakarta di Bundaran UGM, Jumat (13/2/2026). Tiyo mendapat rentetan teror setelah pengiriman surat Ironi Tanah Air ke UNICEF.
RENTETAN TEROR - Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto menyampaikan orasi dalam aksi Karaoke WNI Mumet yang digelar oleh Komunitas Suara Ibu Indonesia di Yogyakarta di Bundaran UGM, Jumat (13/2/2026). Tiyo mendapat rentetan teror setelah pengiriman surat Ironi Tanah Air ke UNICEF. (Tribun Jogja/Christi Mahatma Wardhani)

JPW menduga teror yang dialami oleh Ketua BEM UGM itu ada kaitannya dengan mengkritisi kebijakan pemerintah mulai dari MBG, kemudian berkirim surat ke UNICEF atas tragedi siswa SD di NTT yang mengakhiri hidupnya karena persoalan ketidakmampuan orangtuanya secara ekonomi untuk membelikan pensil dan buku.

“Teror yang dialami oleh Ketua BEM UGM mengingatkan kita semua khususnya kalangan aktivis pada masa orde baru apalagi ada ancaman "Culik Mau? " Jelas itu merupakan ancaman serius yang harus diusut oleh pihak kepolisian,” tegas Bahar.

Menurutnya suara-suara kritis dari para aktivis seharusnya menjadi evaluasi bagi pemerintah untuk melakukan pembenahan disana-sini terhadap kebijakan saat ini seperti program MBG yang dipaksa meggerus anggaran dari sektor pendidikan.

JPW berharap teror terhadap sejumlah aktivis termasuk aktivis yang saat ini masih menjadi tahanan politik (tapol) untuk tetap semangat dan tidak takut jadi aktivis karena pembungkaman terhadap aktivis termasuk teror dan memproses hukum hanyalah cara pengecut dari orang yang tidak bertanggung jawab. 

 

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Anies Baswedan Angkat Bicara soal Teror Ketua BEM UGM: Negara Wajib Melindungi

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved