Polisi Tewas Dianiaya Polisi di Sulsel
Sosok Aipda Muhammad Jabir, Ayah Bripda Dirja Pratama, Sudah 20 Tahun Berdinas Sebagai Polisi
Aipda Muhammad Jabir, ayah dari Bripda Dirga Pratama adalah polisi yang sudah bertugas selama 20 tahun. Dia kini berdinas di Polres Pinrang.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Supranoto mengungkapkan motif penganiayaan terhadap Bripda Dirga Pratama adalah dalam rangka pembinaan.
"Hasil pemeriksaan sampai dengan sekarang karena alasan pembinaan senior junior," kata Didik melalui pesan WhatsApp.
Didik menegaskan alasan pembinaan yang disebut menjadi motif penganiayaan terhadap Bripda Dirga tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apapun.
Menurutnya, tindakan Bripda Pirman yang memukul juniornya hingga meninggal dunia bukanlah bentuk pembinaan yang sah dalam institusi kepolisian.
"Pembinaan dengan kekerasan tidak dibenarkan dalam bentuk apapun," tegas Didik dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/2/2026) malam.
Ia menambahkan, pembinaan senior terhadap junior seharusnya bersifat konstruktif dan membangun.
"Pembinaan senior terhadap junior harus bersifat membangun, baik disiplin, fisik, maupun pemahaman hierarki, bukan menyiksa atau dalam bentuk lain yang menyengsarakan," jelasnya.
Terkait pasal yang akan disangkakan kepada Bripda P, Didik menyebut pihaknya masih berkoordinasi dengan Propam.
"Nanti saya tanyakan lagi ke Propam ya," tuturnya.
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Dalih Pembinaan Berujung Maut, Polda Sulsel Tegaskan Kekerasan Tak Bisa Dibenarkan