Minggu, 26 April 2026

Penumpang KM Bukit Siguntang Lompat ke Laut di Selat Makassar, Bagaimana Nasibnya?

LD (37), seorang penumpang KM Bukit Siguntang melompat ke laut saat kapal sedang menempuh perjalanan menuju Makassar.

|
Editor: Dewi Agustina

Ringkasan Berita:
  • LD (37), seorang penumpang KM Bukit Siguntang melompat ke laut saat kapal sedang menempuh perjalanan menuju Makassar, Senin (23/2/2026) dini hari.
  • Namun saat kapal berada di Selat Makassar antara Balikpapan dan Parepare, LD melompat ke laut.
  • Hingga Rabu (25/2/2026) kemarin nasibnya belum diketahui.
 


TRIBUNNEWS.COM, KENDARI - LD (37), seorang penumpang KM Bukit Siguntang melompat ke laut saat kapal sedang menempuh perjalanan menuju Makassar, Senin (23/2/2026) dini hari.

Hingga Rabu (25/2/2026) kemarin nasibnya belum diketahui.

Baca juga: Seminggu Hilang Usai Lompat ke Laut, ABK Kapal Pajeko Bertahan Hidup Hanya dengan Minum Air Laut

LD merupakan warga Desa Galanti, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

​Mengutip Tribun Timur, LD menempuh perjalanan dengan rute awal dari Samarinda menuju Parepare.

Kemudian dilanjutkan ke Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan rencana akhir deviasi di Pelabuhan Baubau, Provinsi Sultra.

 

Wanita penumpang KMP Aceh Hebat 2 yang melompat ke laut dan ditemukan selamat saat berada di atas kapal ikan nelayan dan sedang makan nasi dalam kondisi baik-baik saja. Foto beredar, Minggu (20/8/2023)
Wanita penumpang KMP Aceh Hebat 2 yang melompat ke laut dan ditemukan selamat saat berada di atas kapal ikan nelayan dan sedang makan nasi dalam kondisi baik-baik saja. Foto beredar, Minggu (20/8/2023) (Istimewa via Serambinews.com.)

 

Namun saat kapal berada di Selat Makassar antara Balikpapan dan Parepare, LD melompat ke laut.

Sayangnya aksi nekat korban baru diketahui 6 jam setelah kejadian atau sekitar pukul 07.00 Wita pagi setelah rekan korban melaporkan kehilangan LD.

Sehingga proses pencarian belum membuahkan hasil. 

Kepala Cabang Pelni Baubau, Djasman, mengonfirmasi bahwa aksi nekat tersebut dilakukan korban sekitar pukul 01.00 Wita.

Mendapat laporan hilangnya korban, kru kapal segera mengambil tindakan dengan memeriksa rekaman kamera pengawas.

Rekaman menunjukkan dengan jelas detik-detik korban melompat dari atas dek kapal ke laut.

Upaya penyelamatan (man overboard procedure) terkendala oleh durasi waktu laporan yang sangat terlambat.

​"Sebetulnya bisa diselamatkan kalau laporannya cepat masuk," ujar Djasman, Rabu (25/2/2025).

Saat laporan diterima dan diverifikasi melalui CCTV, KM Bukit Siguntang diketahui sudah bertolak dari Parepare menuju Makassar.

Sumber: Tribun Sultra
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved