Dokter Laporkan Istrinya Diduga Selingkuh dengan Sesama Kepala Puskesmas di Blora, Check-in di Hotel
Seorang dokter spesialis melaporkan kasus dugaan perselingkuhan istrinya dengan sesama kepala puskesmas di Kabupaten Blora.
Perbuatan mereka tidak hanya mengkhianati keluarga, tetapi juga mencoreng citra ASN di wilayah Kabupaten Blora," tegasnya.
Kepala BKPSDM Kabupaten Blora, Heru Eko Wiyono menyatakan, pihaknya telah menerima laporan kasus dugaan perselingkuhan ASN tersebut.
Atas laporan itu, pihaknya menyerahkan kepada Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) untuk segera menindaklanjuti.
"Jadi perlakuan terhadap permasalahan apapun pengaduan itu yang pertama kali untuk menindaklanjuti adalah atasan langsung masing-masing."
"Sehingga untuk pengaduan seperti tentang teman-teman nakes, kami serahkan ke Dinkesda untuk segera menindaklanjuti dengan cara mungkin pakai atasan langsung atau membentuk tim," jelasnya, Rabu (25/2/2026), dikutip dari TribuJateng.com.
Dikatakan Heru, Dinkesda sudah mengirim surat ke BKPSDM terkait permintaan personel untuk pembentukan tim pemeriksa.
"Untuk BKPSDM sudah menerima surat dari Dinkesda, minta personel untuk menjadi tim pemeriksa."
"Kami mengirimkan dua orang, karena secara administrasi ada dua orang dan pangkatnya berbeda," ungkap dia.
Tim pemeriksa itu bekerja di bawah Dinkesda.
"Setelah tim bekerja, laporannya ke kami. Nanti ada lagi tim untuk penyelesaian kasus kepegawaian. Timnya ada dari Sekda, asisten, hingga inspektorat," jelasnya.
Baca juga: Pria A Minta Pendampingan Polisi Gerebek Istri Selingkuh: Bang Tolong, Saya Mau Gerebek Istri Saya
Terpisah, Kepala Dinkesda Kabupaten Blora, Edo Widayat mengatakan, telah menindaklanjuti laporan tersebut dengan pembentukan tim pemeriksa,
"Tim itu berasal dari gabungan beberapa OPD, di antaranya adalah Inspektorat, BKPSDM, Dinkesda, dan juga dari bagian hukum."
"Siang ini (Kamis) SK Bupati terkait susunan tim pemeriksa itu sudah turun," jelasnya, Kamis (26/2/2026).
Setelah tim terbentuk, akan digelar rapat untuk menentukan jadwal pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.
"Baik pelapor, dan dua orang terlapor akan kami panggil, dan kami periksa. Termasuk saksi-saksi," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/perselingkuhan-kepala-puskesmas-di-Blora.jpg)