Korban Diterkam Buaya di Malaka NTT Ditemukan Dalam Kondisi Tak Utuh Lagi
Jasad korban diterkam buaya ditemukan dalam kondisi tak utuh di sekitar Muara Kletek, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, NTT.
Ringkasan Berita:
- Jasad korban diterkam buaya ditemukan dalam kondisi tak utuh di sekitar Muara Kletek, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, Kamis (26/2/2026).
- Saat ditemukan kondisi korban sudah tidak utuh lagi.
- Korban ditemukan di area muara yang dikenal warga sebagai kawasan rawan kemunculan buaya.
TRIBUNNEWS.COM, MALAKA - Jasad korban diterkam buaya ditemukan dalam kondisi tak utuh di sekitar Muara Kletek, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, Kamis (26/2/2026).
Saat ditemukan kondisi korban sudah tidak utuh lagi.
Baca juga: Heboh Buaya Besar di Persawahan Bantar Gebang, Melawan Petugas Damkar saat Dievakuasi
Mengutip POS-KUPANG.COM, korban ditemukan di area muara yang dikenal warga sebagai kawasan rawan kemunculan buaya.
Penemuan jasad tersebut pertama kali diketahui masyarakat setempat yang berada di sekitar lokasi muara.
"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di wilayah Muara Kletek, Kecamatan Malaka Tengah," ungkap Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar, melalui Kasat Reskrim Polres Malaka, Iptu Dominggus N.S.L Duran, saat dikonfirmasi Jumat (27/2/2026), membenarkan peristiwa tersebut.
Korban ditemukan oleh pihak keluarga bersama masyarakat setempat di sekitar lokasi muara.
Dugaan sementara, korban diterkam buaya yang memang kerap muncul di kawasan tersebut.
Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar bantaran sungai maupun muara, terutama di wilayah yang diketahui menjadi habitat satwa liar berbahaya.
Jenazah korban langsung dievakuasi oleh pihak keluarga bersama warga dengan pengawasan aparat kepolisian.
Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan dimakamkan sesuai adat dan kepercayaan keluarga di Desa Kletek.
Pencari Kepiting Diterkam Buaya
Sebelumnya Rabu (25/2/2026), di Mimika Papua, seorang perempuan pencari kepiting bakau (karaka) bernama Meriamewa (46) juga dilaporkan.
Informasi ini sebelumnya diterima Tim SAR Timika dari seorang warga bernama Julian, Kamis (26/2/2026).
Korban sebelumnya sedang mencuci kepiting bakau bersama anaknya di Sungai Agimuga, Distrik Agimuga, Kabupaten Mimika, Papua.