Jumat, 17 April 2026

Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Muara Kletek Malaka, Diduga Diterkam Buaya

Pria 70 tahun ditemukan tewas tak utuh di Muara Kletek, Malaka. Polisi menduga korban diterkam buaya saat beraktivitas

Editor: Eko Sutriyanto
Tribunnews.com/POS-KUPANG.COM/HO
DITERKAM BUAYA - Masyarakat saat mengevakuasi korban meninggal dunia di Keletek, Malaka Tengah, Kamis (26/2/2026). Korban diduga tewas diterkam buaya 

Ringkasan Berita:
  • Warga Muara Kletek, Malaka Tengah, NTT, digegerkan penemuan jasad pria 70 tahun dalam kondisi tidak utuh, Kamis (26/2/2026) 
  • Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak 24 Februari dan ditemukan keluarga bersama warga setelah dua hari pencarian 
  • Polisi menduga korban diterkam buaya saat beraktivitas di kawasan muara rawan satwa liar tersebut.
 

Laporan Reporter Pos Kupang, Kristoforus Bota

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG – Warga di sekitar Muara Kletek, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur digegerkan dengan penemuan sesosok jasad dalam kondisi mengenaskan, Kamis (26/2/2026) pagi.

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi tubuh tidak utuh di area muara yang dikenal sebagai kawasan rawan kemunculan buaya.

Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh keluarga korban bersama warga setempat yang melakukan pencarian.

Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar, melalui Kasat Reskrim Polres Malaka, IPTU Dominggus N.S.L. Duran, saat dikonfirmasi Jumat (27/2/2026), membenarkan peristiwa tersebut.

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di wilayah Muara Kletek, Kecamatan Malaka Tengah,” ujar IPTU Dominggus.

Ia menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Kamis, 26 Februari 2026, sekitar pukul 08.00 Wita, di muara Dusun Rainain A, Desa Kletek.

Baca juga: Geger Pemancing Hilang Diterkam Buaya di Sungai Tami: SAR Gabungan Diturunkan, Warga Diimbau Waspada

Korban diketahui bernama Simon Yosep Seran alias Bei Kolu (70), warga Rainain, Desa Kletek, Kecamatan Malaka Tengah.

Berdasarkan keterangan keluarga dan sejumlah saksi, korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Selasa, 24 Februari 2026.

Saat itu, korban diketahui berada di sekitar Muara Kletek. Karena tidak kunjung pulang, 

keluarga bersama warga melakukan pencarian selama dua hari dengan menyisir area muara dan aliran sungai di sekitarnya.

Upaya pencarian tersebut membuahkan hasil pada Kamis pagi, ketika korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Dari hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), kuat dugaan korban menjadi korban serangan buaya saat beraktivitas di kawasan muara yang memang merupakan habitat satwa liar tersebut.

Pihak kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan penyisiran lanjutan, mengamankan area, serta melakukan identifikasi dan olah TKP.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah dievakuasi oleh keluarga bersama masyarakat dengan pengawasan aparat kepolisian menuju rumah duka di Desa Kletek untuk disemayamkan.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved