Update Kasus Kematian Gita Fitri, Benarkah Tewas akibat Tersengat Listrik? 2 Polisi Dilaporkan
Dua oknum polisi dilaporkan ke Polda Bengkulu terkait kematian Gita Fitri. Keluarga menduga keduanya ikut terlibat dalam kasus kematian korban.
Ringkasan Berita:
- Gita Fitri tewas di kebun pepaya Desa Talang Sawah, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang, Rabu (4/2/2026) dini hari.
- Dugaan awal Gita tewas akibat tersetrum.
- Keluarga melaporkan 2 oknum anggota polisi yang diduga terlibat dalam kasus kematian Gita.
TRIBUNNEWS.COM, BENGKULU - Gita Fitri Ramadani (25), perempuan muda asal Desa Batu Bandung, Kecamatan Muara Kemumu, Kabupaten Kepahiang ditemukan tewas.
Gita Fitri tewas di kebun pepaya Desa Talang Sawah, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang, Rabu (4/2/2026) dini hari.
Hingga kini penyebab kematiannya belum terungkap. Dugaan awal Gita tewas akibat tersetrum.
Baca juga: Sosok Pelaku Pembunuhan di Sedayu Bantul, Korban Ditikam saat Tidur dengan Istri
Polisi sudah melakukan proses ekshumasi terhadap jenazah korban.
Ekshumasi adalah proses penggalian kembali jenazah yang sudah dikubur untuk tujuan pemeriksaan forensik, investigasi hukum, atau identifikasi.
Biasanya dilakukan jika ada dugaan kematian tidak wajar, tindak pidana, atau kebutuhan pembuktian di pengadilan.
Oknum Polisi Terlibat?
Terkini dua oknum polisi dilaporkan ke Polda Bengkulu terkait kematian Gita Fitri.
Laporan dibuat kuasa hukum keluarga korban pada Jumat (6/3/2026).
Salah satu kuasa hukum, Rustam Efendi, mengatakan banyak kejanggalan atas kematian korban.
Baca juga: Tak Ada CCTV Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Pembunuhan Ermanto Usman di Bekasi
"Kalau kejanggalan banyak menurut kami dari awal kejadian seperti bagaimana seorang perempuan datang kesana malam hari," ucap Rustam.
Ia menilai kinerja kepolisian yang melakukan olah TKP satu minggu setelah kejadian dapat menimbulkan hilangnya alat bukti.
Ia juga menyayangkan keputusan pihak kepolisian yang telah menetapkan tersangka sebelum ditemukan alat bukti serta dilakukan proses autopsi jasad korban.