Jumat, 8 Mei 2026

Mudik Lebaran 2026

Arus Mudik via Pelabuhan Gilimanuk Bali Masih Padat Merayap Selasa Pagi, Kendaraan Mengular

Kepadatan kendaraan mulai terjadi di sejumlah pelabuhan penyeberangan jelang puncak arus mudik Lebaran 18-19 Maret 2026.

Tayang: | Diperbarui:
Ringkasan Berita:
  • Kepadatan kendaraan mulai terjadi di sejumlah pelabuhan penyeberangan jelang puncak arus mudik Lebaran 18-19 Maret 2026.
  • Suasana di Pelabuhan Gilimanuk Bali terlihat padat merayap, dipenuhi kendaraan pada Selasa (17/3/2026) pagi.
  • Antrean kendaraan mengular hingga luar pelabuhan.

 

TRIBUNNEWS.COM - Arus mudik Lebaran mulai meningkat di berbagai jalur transportasi belakangan ini.

Tak hanya di jalan tol dan terminal bus, kepadatan terlihat di sejumlah pelabuhan penyeberangan yang dipadati pemudik menuju kampung halaman.

Seperti di Pelabuhan Gilimanuk Bali yang terpantau padat merayap, dipenuhi kendaraan pada Selasa (17/3/2026) pagi.

Pelabuhan Gilimanuk merupakan sebuah pelabuhan feri yang berada di area Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali.

Pelabuhan tersebut, menghubungkan Pulau Bali dengan Pulau Jawa via perhubungan laut (Selat Bali).

Berdasarkan pantauan video update suasana pelabuhan Gilimanuk yang diunggah di kanal YouTube LST Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Bali, banyak kendaraan mobil pribadi maupun transportasi umum memenuhi area pelabuhan.

Dari visualisasi udara pada Selasa pagi pukul 07.40 WITA, tampak mobil, bus, dan truk-truk antre mengular hingga luar pelabuhan.

Sebelumnya, antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk dilaporkan memang sudah padat sejak Minggu (15/3/2026). 

Bahkan, malam harinya, antrean kendaraan mengular sampai wilayah Buleleng, tepatnya di Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak. 

Hingga Senin (16/3/2026), antrean kendaraan masih terus terjadi di jalur menuju pelabuhan penyeberangan Bali–Jawa itu.

Dilansir Tribun-Bali.com, pada Senin pagi, antrean sudah mencapai kawasan pemukiman di Tegal Bunder. 

Bila dihitung dari jarak menuju Gilimanuk, panjang antrean diperkirakan mencapai sekitar tujuh kilometer. 

Baca juga: Kemacetan Menuju Pelabuhan Gilimanuk Mengular Sampai Buleleng, Aktivitas Petani Terdampak

Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Faizal, menjelaskan kemacetan panjang di Gilimanuk disebabkan karena antrean kendaraan yang akan masuk ke dalam kapal.

"Yang jadi masalah adalah penyeberangannya. Mereka ini antri menunggu kapal mau menyeberang," kata Faizal saat dihubungi, Senin (16/3/2026).

"Ekor antrean dari arah Denpasar sampai Jembatan Persil Desa Melaya, Kec. Melaya dengan jarak +/- 18 km sedangkan dari arah Singaraja sampai Hutan Cekik dengan jarak +/- 6 km dari Pelabuhan Gilimanuk," kata 

PADAT - Suasana arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk H-5 Idul Fitri terpantau sangat padat, Senin 16 Maret 2026.
ARUS MUDIK - Suasana arus mudik di Pelabuhan Gilimanuk H-5 Idul Fitri terpantau sangat padat, Senin 16 Maret 2026. (Tribunnews.com/Tribun Bali/I Made Prasetia Aryawan)

Menyikapi antrean panjang di pelabuhan Gilimanuk tersebut, Kabid Humas Polda Bali Kombes Ariasandy mengatakan bahwa telah dilakukan pengaturan mempercepat kendaraan prioritas.

Kemudian, melakukan pengantongan pada Terminal Cargo Gilimanuk dan Jembatan Timbang Cekik. 

Selain itu, dilakukan pengalihan arus Truk Besar yg semula melalui parkir Manuver dirubah lurus langsung menuju parkir LCM Gilimanuk.

Lonjakan di Pelabuhan Gilimanuk

Dalam kesempatan berbeda, Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, mengatakan lonjakan kendaraan terjadi karena wilayah Buleleng menjadi jalur penyangga sekaligus jalur alternatif bagi pemudik yang menuju Pelabuhan Gilimanuk.

Untuk mengurai kepadatan, operasional pelabuhan terus dimaksimalkan. 

Masih mengutip Tribun Bali, saat ini, seluruh delapan dermaga di Pelabuhan Gilimanuk beroperasi penuh dengan dukungan penambahan armada kapal penyeberangan.

"Jumlah kapal penyeberangan sudah ditambah dari 28 kapal menjadi 32 kapal untuk mengakomodasi meningkatnya jumlah pemudik," jelasnya.

Baca juga: Penyebab Kemacetan Parah di Pelabuhan Gilimanuk Bali: Pemudik Ingin Hindari Penutupan saat Nyepi

Pelabuhan Merak Juga Padat

Peningkatan kendaraan juga terjadi di kawasan Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten.

Pada Senin (16/3/2026) dini hari, pelabuhan Merak sudah dipadati kendaraan pribadi, angkutan logistik hingga bus antarkota.

Kendaraan tampak mengantre untuk menyeberang menuju Sumatera melalui lintasan Merak–Bakauheni.

Berdasarkan pantauan TribunBanten.com di lokasi, kendaraan pemudik mulai berdatangan secara bertahap sejak tengah malam.

Petugas terlihat mengatur alur kendaraan di pintu masuk pelabuhan agar antrean tetap tertib.

Beberapa kapal feri tampak bersandar di dermaga untuk memuat kendaraan sebelum berangkat menuju Pelabuhan Bakauheni.

Sejumlah pemudik juga terlihat memanfaatkan waktu tunggu untuk beristirahat di dalam kendaraan dan di area tunggu pelabuhan, sebagaimana dilansir TribunBanten.com.

(Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra, Tribun-Bali.com/Muhammad Fredey Mercury, TribunBanten.com/Ahmad Haris)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved