Rabu, 3 Juni 2026

Lebaran 2026

Pemudik Jakarta–Bandung Puji Sistem Contraflow dan One Way: Arus Mudik Lebih Terkendali

Contraflow dan one way saat mudik Lebaran Jakarta–Bandung dinilai membantu kurangi kemacetan dan melancarkan arus kendaraan.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
HO/IST
MUDIK LEBARAN - Pemudik melintasi jalur Jakarta–Bandung saat penerapan contraflow dan one way untuk mengurai kemacetan arus mudik Lebaran 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Penerapan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dan one way saat arus mudik Lebaran di jalur Jakarta–Bandung mendapat respons positif dari pemudik.
  • Kebijakan ini dinilai efektif mengurai kepadatan kendaraan. 
  • Dukungan teknologi seperti drone serta keberadaan pos pelayanan juga membantu kelancaran dan keamanan perjalanan.

TRIBUNNEWS.COM - Penerapan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dan one way selama arus mudik Lebaran mendapat tanggapan beragam dari para pemudik yang melintasi jalur Jakarta menuju Bandung.  

Kebijakan ini dinilai cukup membantu memperlancar arus kendaraan. 

Rico, salah satu pemudik rute Jakarta–Bandung, menyampaikan bahwa contraflow memberikan dampak positif dalam mengurai kepadatan kendaraan.  

"Menurut saya membantu. Dengan adanya contraflow tersebut arus yang tadinya full bisa berkurang dari situasi yang saya lihat sebelumnya. Dari KM 20 sampai berapa itu padat banget, ketika dari KM 30 adanya contraflow, akhirnya bisa sedikit demi sedikit terurai kepadatan," ujar Rico pada Sabtu (21/3/2026). 

Ia juga menyoroti penggunaan teknologi dalam pengelolaan lalu lintas yang dinilai semakin modern, seperti pemanfaatan drone dan helikopter untuk memantau kondisi jalan secara real-time. 

"Saya lihat lebih modern, ditambah dengan adanya drone dan helikopter yang memantau titik kepadatan yang akhirnya bisa sesegera mungkin anggota untuk datang ke titik kepadatan tersebut," tambah Rico.  

Sementara itu, pemudik lain bernama Abel yang juga melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Bandung menilai rekayasa lalu lintas sangat membantu dalam mengelola arus kendaraan.  

"Rekayasa lalu lintas ini sangat membantu perjalanan mudik,” ungkap Abel. 

Selain rekayasa lalu lintas, keberadaan pos pelayanan turut dirasakan manfaatnya oleh para pemudik.  

Fasilitas tersebut dinilai mampu memberikan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat selama perjalanan. 

"Pasti membantu buat masyarakat yang mau mudik ke Jawa terlebih khusus, terutama orang-orang yang mau mudik lain, karena kan pasti kalau udah ada pos pengamanan lebih cepat tanggap," jelas Abel. 

Di akhir pernyataannya, pemudik juga mengapresiasi kepada pemerintah dan aparat kepolisian yang bertugas mengamankan arus mudik Lebaran tahun ini. 

"Terima kasih Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran dan Kapolri dan seluruh jajaran yang bertugas untuk mengamankan lebaran tahun 2026 ini," pungkasnya.

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved