Ledakan di Semarang Diduga dari Petasan Rakitan Pemilik Rumah, Bahan Dibeli Secara Online
Ledakan rumah di Semarang diduga dari petasan rakitan, bocah 9 tahun tewas, bahan disebut dibeli secara online.
"Korban ditemukan di bawah meja makan, sudah dalam keadaan meninggal," ujar Ahmad Rifa'i.
Ia mengatakan, warga menghubunginya pada pukul 01.00 WIB.
“Warga sudah ramai dan sebagian sudah masuk ke dalam rumah untuk membantu,” ujarnya.
Ahmad menyaksikan, kondisi rumah sudah banyak yang rusak.
Perabotan rumah tangga juga rusak akibat ledakan.
Dari informasi yang ia peroleh, diduga ledakan berasal dari petasan yang dibeli secara online.
Belasan petasan yang masih tersisa di dalam rumah juga telah diamankan.
Petasan tersebut disimpan di dalam wadah toples dan diletakkan di bawah magicjar sebelum meledak.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Fakta Baru Ledakan Mercon di Semarang, Bahan Peledak Diduga Dijual Bebas di TikTok Shop
(Tribunews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJateng.com, REza Gustav PRadana)(Kompas.com, Muchamad Dafi Yusuf)