Motif Wanita Dimutilasi Suami-Ibu Angkat di Samarinda, Jakpar dan Rusmini Dendam Difitnah Selingkuh
Suimih tewas dimutilasi suami siri dan ibu angkat di Samarinda karena dendam dan harta.
Ringkasan Berita:
- Seorang wanita bernama Suimih (35) di Samarinda tewas dimutilasi oleh suami siri Jakpar alias Wahyu (53) dan ibu angkatnya Rusmini (56), dengan potongan tubuh ditemukan anak-anak di area semak.
- Polisi berhasil menangkap kedua tersangka sehari setelah penemuan, setelah melakukan olah TKP dan pemeriksaan saksi.
- Motif pembunuhan adalah dendam karena korban menuduh perselingkuhan serta keinginan menguasai harta korban, dan aksi ini telah direncanakan sejak Januari 2026.
TRIBUNNEWS.COM - Kasus mutilasi kembali terjadi di Indonesia.
Terbaru, seorang wanita bernama Suimih (35) tewas dimutilasi oleh suami siri dan ibu angkatnya sendiri.
Identitas kedua tersangka diketahui masing-masing Jakpar alias Wahyu (53) dan Rusmini (56).
Adapun motif mutilasi di Samarinda dilatarbelakangi dendam.
Jakpaar dan Rusmini sakit hati dituduh berselingkuh oleh korban.
Berikut informasi lengkap terkait kasus mutilasi di Samarinda, dirangkum dari TribunKaltim.co, Selasa (24/3/2026):
Kronologi Penemuan Potongan Tubuh
Kasus ini terbongkar berawal dari anak-anak kecil sedang asyik bermain di Gang Nawasari, jalan Gunung Pelanduk, RT 13, Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (21/3/2026) pukul 13.30 WITA.
Mereka menemukan potongan tubuh manusia di area tanah lapang yang dipenuhi rimbunan semak-semak.
Penemuan tersebut, lantas dilaporkan ke warga sekitar dilanjutkan ke kepolisian.
Pamapta I Polresta Samarinda, Ipda Mat Bahri menjelaskan, potongan tubuh disebar ke dua titik yang berdekatan.
Potongan tubuh dibungkus karung sehingga tidak langsung terlihat dari luar.
"Ada tujuh potongan tubuh. Kepala ditemukan utuh bersama tubuh bagian atas, dan dua kaki, dua tangan, paha, dan badan terpisah," urai Ipda Mat Bahri.
Baca juga: Kasus Pembunuhan dan Mutilasi di Samarinda: Potongan Tubuh Ditemukan Terpisah, Dua Pelaku Ditangkap
Kedua Tersangka Diamankan
Tak butuh waktu lama polisi berhasil menangkap kedua tersangka di balik kasus mutilasi ini.
Penangkapan diawali dengan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.