Kronologi Kecelakaan di Majalengka Dipicu Cuaca Buruk, 3 Tewas dan Belasan Luka
Kecelakaan tunggal Elf di Majalengka tewaskan 3 orang, belasan luka. Polisi imbau waspada jalur rawan malam hari.
Ringkasan Berita:
- Kecelakaan tunggal menimpa Elf rombongan keluarga asal Karawang di Jalan Raya Panjalu–Cikijing, Majalengka, Senin malam.
- Mobil terguling akibat kabut tebal, jalan licin, dan dugaan sopir mengantuk.
- Tiga orang tewas, lima luka berat, 13 lainnya luka.
- Korban dirujuk ke RSUD Cideres.
- Polisi imbau hati-hati di jalur rawan.
TRIBUNNEWS.COM - Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Panjalu–Cikijing, tepatnya di Blok Maniis Tonggoh, Desa Maniis, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, Senin (23/3/2026) sekitar pukul 23.05 WIB.
Insiden tragis ini melibatkan satu unit Isuzu Elf Microbus bernomor polisi Z 7012 CN yang mengangkut rombongan keluarga asal Karawang.
Baca juga: Kecelakaan di Kemranjen Banyumas, 2 Warga Sumedang yang Tumpangi Isuzu Panther Meninggal
Kronologi Kecelakaan di Majalengka
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kendaraan yang dikemudikan Hasyim Adnan melaju dari arah Panjalu menuju Cikijing.
Saat melintasi jalan menurun dengan tikungan tajam, kendaraan diduga hilang kendali hingga oleng ke kanan, masuk ke parit, dan terguling dengan posisi roda di atas.
Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Pandu Surya Renata, menyampaikan bahwa kecelakaan tersebut menimbulkan korban jiwa.
Dari total 21 penumpang, tiga orang meninggal dunia, lima mengalami luka berat, dan 13 lainnya luka-luka.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Hasyim Adnan (pengemudi), Mohamad Ali, dan Nanda. Sementara korban luka berat di antaranya Desi Fatimah, Entang, dan Nurmala.
Petugas kepolisian bersama warga setempat langsung mengevakuasi seluruh korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) mengungkapkan bahwa kecelakaan dipicu oleh kombinasi faktor alam dan kondisi pengemudi. Di lokasi kejadian, kabut tebal membatasi jarak pandang hingga sekitar lima meter. Selain itu, kondisi jalan licin serta medan yang menurun dan menikung tajam turut memperparah situasi.
Polisi juga menduga pengemudi dalam kondisi mengantuk dan kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh dari Karawang sejak Minggu, dengan rute melalui Ciamis sebelum melanjutkan perjalanan pada malam hari.
Sejumlah korban kemudian dirujuk ke RSUD Cideres pada Selasa (24/3/2026) dini hari.
Pihak rumah sakit menyatakan menerima sembilan pasien, terdiri dari enam korban luka dan tiga korban meninggal dunia.
Beberapa korban luka yang masih menjalani perawatan antara lain Kia Putri (4) dengan cedera kepala dan direncanakan operasi, Oman (55) yang mengalami cedera kepala dan patah tulang, serta Asep Ismail (39) yang juga mengalami cedera serius dan menunggu tindakan operasi.
Sementara itu, tiga korban meninggal dunia yang dirujuk ke RSUD Cideres adalah Mala (35), Karwati (65), dan Desi (42), yang mengalami luka berat di bagian kepala dan tubuh.
Perwakilan keluarga korban, Ari Syamsul, mengungkapkan bahwa rombongan tersebut merupakan satu keluarga besar yang sedang dalam perjalanan pulang dari Tasikmalaya menuju Karawang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-kecelakaanasa.jpg)