Senin, 27 April 2026

Mudik Lebaran 2026

Tas Berisi 20.000 Dolar Ditemukan di Rest Area Tol Lampung, Ternyata Milik Pegawai Kemendikdasmen

Jika dikonversi ke rupiah saat ini, 1 dolar adalah Rp16.910, uang tersebut senilai Rp33.8201.176.

Editor: Erik S
HO/IST/DOK. PT BTB Tol Lampung
Petugas ruas tol Bakauheni Terbanggi Besar (Bakter) temukan tas hitam tertinggal di masjid rest area KM 87 B, Senin (23/3/2025) sekira pukul 14.23 WIB. 

Ringkasan Berita:
  • Petugas menemukan tas berisi 20.000 dolar AS di masjid rest area KM 87 B Senin.
  • Selain itu ada Rp7,7 juta, ATM, dokumen, tas milik pemudik Nana Halimi asal Lampung dan.
  • Petugas menunggu identifikasi pemilik lalu mengembalikan tas setelah pemilik datang ke lokasi dengan prosedur resmi.

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG SELATAN-Petugas menemukan tas berisi uang 20.000 dolar Amerika Serikat di masjid rest area KM 87 B Tol Lampung, Senin (23/3/2025) sekira pukul 14.23 WIB. 

Jika dikonversi ke rupiah saat ini, 1 dolar adalah Rp16.910, uang tersebut senilai Rp33.8201.176.

Selain mata uang asing, di dalam tas tersebut juga terdapat uang Rp7,7 juta dan 3 kartu ATM.

Kemudian buku tabungan dan barang berharga seperti kartu identitas lainnya. 

Tas tersebut ternyata milik Nana Halimi, pemudik asal Kota Metro Provinsi Lampung yang berdomisili di Pamulang, Banten dan bertugas di Kementerian Pendidikan Dasar Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta. 

Tas tersebut ditemukan petugas ruas tol Bakauheni Terbanggi Besar (Bakter).

Serda Bayuli mengatakan, pertama kali yang menemukan tas tersebut yakni security Edy.

Tim security dengan respon cepat menelpon dirinya selaku penanggung jawab BKO (Bawah Kendali Operasi).

Lalu bersama anggota lainnya yakni Kopda Fatwa menuju ke TKP. 

"Jadi setelah sampai di sana security tak berani membuka tas sebelum BKO atau saya datang ke lokasi," ujar anggota Korem 043 Gatam saat diwawancarai Tribun Lampung dalam program Saksi Kata, Selasa (24/3/2026). 

Sesampainya di lokasi, tim menunggu sampai pemilik tas hitam datang. 

"Karena di dalam tas tersebut tidak ada nomor telepon pemilik tas," ujarnya.

Lalu setelah 30 menit menunggu akhirnya sang pemilik tas datang. 

Sebelum tas hitam tersebut diserahkan, petugas melakukan indentifikasi seperti nama, tanggal lahir dan pekerjaan yang bersangkutan.

"Sebenarnya nama, tanggal lahir sudah cukup, tetapi kami tanyakan juga nominal uang di dalam tas dan apa saja isinya," papar Bayuli. 

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved