Selasa, 7 April 2026

Percobaan Pencurian Jenazah di Bojonegoro: Diduga untuk Ritual Klenik

Kapolsek Dander, Iptu Warsito, membenarkan percobaan pencurian jenazah. Namun, aksi pelaku keburu diketahui warga dan langsung melarikan diri. 

Editor: Erik S
NST
AKSI KRIMINAL - Percobaan pencurian jenazah terjadi di area pemakaman Islam di Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. 

Ringkasan Berita:
  • Percobaan pencurian jenazah terjadi di pemakaman Desa Sumberarum Bojonegoro, Rabu dini hari sekitar pukul 01.00.
  • Warga memergoki aktivitas mencurigakan di makam, pelaku panik lalu kabur meninggalkan lokasi kejadian tersebut.
  • Keluarga korban menolak melapor, sementara motif diduga terkait kepercayaan ritual mistis yang berkembang masyarakat setempat.

TRIBUNNEWS.COM, BOJONEGORO -  Percobaan pencurian jenazah terjadi di area pemakaman Islam di Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Informasi yang dihimpun aksi percobaan pencurian jenazah itu diketahui terjadi pada rabu (25/3/2026) sekira pukul 01.00 dini hari. Lokasinya di area pemakaman Islam Dusun Gayam Desa Sumberarum. 

Saat itu, ada warga yang kebetulan melawati area makam melihat ada hal yang janggal di makam. 

Pelaku Kabur 

Warga memergoki aktivitas mencurigakan tersebut segera mendekat. Sehingga pelaku panik dan melarikan diri dari lokasi kejadian.

Kapolsek Dander, Iptu Warsito, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, aksi pelaku keburu diketahui warga dan langsung melarikan diri. 

Menururnya makam yang menjadi sasaran dugaan pencurian jenazah merupakan milik seorang warga Desa Kunci, Kecamatan Dander, atas nama almarhum Darsini. 

"Makam yang digali tersebut adalah makam warga Desa Kunci, Kec.Dander Kab. Bojonegoro atas nama Darsini yang dimakamkan di area makam gayam desa Sumberarum," ujar Warsito. 

Warsito menambahkan, almarhumah Darsini diketahui meninggal dunia pada Kamis Pon 12 Maret 2026 dan dimakamkan pada pukul 17.00 wib atau malam jum'at wage.  

Sementara itu, menurut kepercayaan sebagian warga setempat, jenazah yang dimakamkan menjelang malam Jumat Wage atau pada hari-hari tertentu biasanya dijaga oleh keluarga maupun orang yang ditunjuk selama beberapa waktu.

Penjagaan tersebut dilakukan karena masih ada kepercayaan bahwa orang yang meninggal pada waktu tertentu, seperti Jumat Wage, kerap menjadi sasaran orang yang menjalankan ritual klenik, seperti untuk keperluan pesugihan, ilmu kebal, maupun praktik mistis lainnya.

PENCURIAN JENAZAH di bojonegoro
PENCURIAN JENAZAH- Warga Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, digegerkan oleh aksi percobaan pencurian jenazah di area pemakaman Islam setempat.

“Memang ada kepercayaan di masyarakat, jika meninggal mendekati Jumat Wage, makam biasanya dijaga hingga 40 hari. Biasanya oleh keluarga atau orang lain yang ditunjuk,” bebernya.

Baca juga: Polisi Bongkar Makam Wanita Hamil Tewas di Hotel, Telisik Tanda Kekerasan di Leher dan Wajah

Meski sempat terjadi upaya penggalian makam, lanjut Warsito, pihak keluarga almarhumah tidak berkenan melaporkan kejadian tersebut ke polisi. 

"Atas kejadian tersebut, ahli waris tidak berkenan membuat Laporan Polisi di Polsek Dander Polres Bojonegoro," tutupnya. 

Hingga kini belum diketahui secara pasti siapa pelaku yang melakukan upaya penggalian makam diduga percobaan pencurian jenazah tersebut.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved