Dibunuh di Sukabumi, WNA Singapura Dicor dan Dibuang, Ditemukan Mengapung di Cilacap
Kasus pembunuhan WNA Singapura di Indonesia terungkap. Korban ditemukan dicor di Sungai Citanduy, dua pelaku ditangkap. 1 Orang Buron
Ringkasan Berita:
- WNA Singapura berinisial SS (80) ditemukan tewas dicor di Sungai Citanduy, Cilacap.
- Korban diduga dibunuh di Sukabumi sebelum jasadnya dibuang ke Jawa Tengah.
- Tubuh korban dilakban, dibungkus sprei dan plastik lalu dicor agar tenggelam.
- Polisi menangkap dua pelaku berinisial H dan K, satu dalang utama masih diburu.
- Pelaku dijerat pasal pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati.
TRIBUNNEWS.COM - Kasus pembunuhan terhadap warga negara asing (WNA) kembali jadi sorotan serius bagi keamanan publik di Indonesia.
Seorang warga negara (WN) Singapura berinisial SS (80) ditemukan tewas di aliran Sungai Citanduy, Wanareja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Korban ditemukan dalam kondisi mengapung di sungai pada 20 Februari 2026 lalu.
Hal tersebut disampaikan oleh Kapolresta Cilacap Kombes Budi Adhy Buono.
Saat ditemukan, kondisi korban memprihatinkan, tubuhnya dilakban lalu dicor menggunakan adonan semen.
Penemuan tersebut langsung diselidiki oleh Polresta Cilacap yang berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya karena adanya laporan orang hilang.
Dari hasil identifikasi, korban merupakan WN Singapura yang tinggal di rumah anaknya di Jakarta Pusat.
"Dari penemuan mayat itu kami melakukan penyelidikan. Kami koordinasi dengan Polda Metro Jaya karena ada laporan orang hilang," ujar Budi dikutip dari Kompas.com.
Dari hasil penyelidikan, polisi memastikan korban tewas akibat pembunuhan. Korban diduga dibunuh di Sukabumi, Jawa Barat.
Baca juga: Kapolresta Cilacap Kombes Budi Adhy Jawab Tudingan KPK, Bantah Terima Jatah THR dari Bupati
"TKP pembunuhan di sebuah rumah di Perumahan Bumi Mutiara Indah Sukabumi pada tanggal 16 Februari sekitar pukul 19.30 WIB," ujar Budi.
Ia menuturkan jasad korban dicor dan dibuang di Bendungan Menganti, Cilacap.
Pengecoran tersebut disebut bertujuan sebagai pemberat agar jasad korban tak muncul ke permukaan.
"Tubuh korban dilakban, dibungkus sprei dan plastik. Kemudian dicor menggunakan adonan semen dan dibuang di Bendungan Menganti Kabupaten Cilacap," lanjut Budi.
2 Orang Diringkus
Setelah pendalaman selama beberapa waktu, pihak kepolisian berhasil mengungkap identitas para pelaku pembunuhan SS.
Keduanya berinisial H dan K yang diringkus polisi pada Rabu (25/3/2026) malam di Cilacap.