Minggu, 12 April 2026

Mudik Lebaran 2026

Rekor Baru Mudik 2026: Volume Kendaraan Naik Drastis, Angka Kecelakaan Malah Turun

Kapolri Listyo Sigit sebut kecelakaan lalu lintas Lebaran 2026 turun 7,8% meski pemudik melonjak.

Penulis: Dodi Esvandi
Editor: Glery Lazuardi
HO/IST/Divhumas Polri
ARUS BALIK - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Sabtu (28/3/2026). Kapolri memberikan apresiasi khusus atas menurunnya angka fatalitas di jalan raya. 
Ringkasan Berita:
  • Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengungkap kecelakaan lalu lintas Lebaran 2026 turun 7,8 persen meski pemudik naik 20,49%. 
  • Fatalitas berkurang 112 kasus dengan 265 korban jiwa. 
  • Ia imbau pemudik arus balik tetap jaga stamina.

TRIBUNNEWS.COM, BAKAUHENI – Di tengah ledakan jumlah pemudik yang mencapai jutaan jiwa, sebuah kabar positif datang dari evaluasi arus Lebaran 2026. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa angka kecelakaan lalu lintas tahun ini berhasil ditekan hingga 7,8 persen dibandingkan tahun lalu. 

Angka ini tergolong impresif mengingat volume pemudik tahun ini melonjak drastis sebesar 20,49 persen, atau bertambah sekitar 2,9 juta orang dari tahun 2025. 

Usai meninjau arus balik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Sabtu (28/3/2026), Kapolri memberikan apresiasi khusus atas menurunnya angka fatalitas di jalan raya. 

"Saya berterima kasih kepada masyarakat dan seluruh anggota di lapangan. Tahun ini kita berhasil mengurangi angka kecelakaan, terutama yang bersifat fatal atau merenggut nyawa," ujar Sigit. 

Baca juga: Pasokan BBM Aman Selama Mudik Lebaran, Pemerintah Jaga Stabilitas di Tengah Tekanan Global

Data menunjukkan penurunan yang cukup tajam pada kasus kecelakaan maut: 

Kasus kecelakaan jiwa: Turun sebanyak 112 kasus. 

Total korban meninggal dunia: Tercatat sebanyak 265 jiwa (menurun dibanding periode sebelumnya). 

Sisa 13 Persen Kendaraan Belum Kembali 

Kapolri memaparkan bahwa puncak arus balik sejatinya telah terlewati. Hingga Sabtu pagi, sebanyak 2,5 juta kendaraan telah kembali ke wilayah Jabodetabek. 

"Artinya, tinggal tersisa sekitar 13,07 persen atau 385 ribu kendaraan lagi yang belum kembali. Secara umum, situasi sudah terkendali dengan baik," imbuhnya. 

Meski situasi mulai melandai, Jenderal Sigit mengingatkan masyarakat yang masuk dalam gelombang arus balik kedua untuk tetap waspada. Ia menekankan pentingnya manajemen stamina selama perjalanan jauh. 

"Bagi yang menempuh perjalanan jauh, jangan memaksakan diri. Pemerintah sudah menyiapkan rest area dan buffer zone, manfaatkan itu untuk beristirahat. Lanjutkan perjalanan hanya saat kondisi fisik sudah kembali fit agar sampai di tujuan dengan selamat," tutupnya.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved