Cuaca Ekstrem
Cuaca Ekstrem Rusak Rumah di Sumedang dan Papan Reklame di Bandung
Cuaca ekstrem di Jawa Barat merusak rumah warga di Sumedang dan merobohkan reklame di Bandung hingga menimpa mobil.
"Terpantau area konvergensi dan belokan angin di sekitar wilayah Jawa Barat, kondisi tersebut mendukung potensi pembentukan awan konvektif di sebagian wilayah Jawa Barat," katanya.
Pada hari Sabtu (23/3/2026) kemarin, BMKG sudah memberikan peringatan dini cuaca ekstrem sebanyak tiga kali.
"Peringatan dini cuaca telah dilakukan sebanyak tiga kali pada 28 Maret 2026, mulai pukul 12.36 WIB hingga pukul 16.51 WIB," ungkapnya.
BMKG pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi akibat cuaca ekstrem.
"Kepada masyarakat dan instansi terkait agar waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologis seperti hujan lebat hingga sangat lebat dalam skala lokal serta angin kencang yang dapat mengakibatkan banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta kerusakan lainnya," ujarnya.
Warga juga diminta untuk lebih waspada saat ada pohon, reklame, maupun benda lain yang bisa sewaktu-waktu roboh saat diterpa cuaca ekstrem.
"Waspadai pohon, reklame, atau benda lain yang bisa roboh saat terjadi angin kencang," tambahnya.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Cuaca Ekstrem Terjang Jatigede Sumedang, Belasan Rumah Rusak Hingga Pohon Tumbang
(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJabar.id, Kiki Andriana/Nazmi Abdurrahman/Putri Puspita Nilawati)